Menteri PANRB Umumkan Arahan Rekrutmen CPNS 2026, Pemerintah Mulai Rencanakan Kebutuhan ASN Lima Tah

Menteri PANRB Umumkan Arahan Rekrutmen CPNS 2026, Pemerintah Mulai Rencanakan Kebutuhan ASN Lima Tahun Mendatang

Persiapan Rekrutmen CPNS 2026 yang Menyeluruh

Menjelang akhir tahun 2025, pemerintah mulai memberikan sinyal awal terkait arah rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026. Proses seleksi yang selalu dinantikan oleh para pencari kerja ini dipastikan tidak akan dibuka sebelum semua kebutuhan pegawai di Kementerian dan Lembaga (K/L) telah dipetakan secara menyeluruh.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta setiap K/L untuk menyerahkan analisis kebutuhan sumber daya manusia untuk periode lima tahun ke depan. Langkah ini menjadi kunci dalam menentukan formasi yang benar-benar dibutuhkan negara.

Analisis Lima Tahun: Ada Formasi Tumbuh, Berkurang, atau Tetap

Dalam keterangannya di Kompleks Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025), Rini menegaskan pentingnya pemetaan tersebut.

Kita ingin melihat apakah nantinya ada pertumbuhan positif pada jabatan tertentu, apakah perlu penyesuaian menjadi minus growth, atau justru tetap seperti sekarang, ujarnya.

Pemetaan kebutuhan ASN tidak dilakukan sembarangan. Seluruh analisis harus selaras dengan Asta Cita, visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Melalui peta kebutuhan itu, KemenPANRB akan menyusun postur ASN nasional yang lebih akurat, efisien, dan adaptif dengan kebutuhan era baru.

Fokus 2025: Regenerasi ASN dan Penyelesaian Seleksi Sebelumnya

Sembari menyiapkan konsep rekrutmen 2026, KemenPANRB masih berkutat menyelesaikan pekerjaan rumah dari rekrutmen CPNSPPPK sebelumnya. Yang menjadi sorotan utama ialah proses administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu.

Rini mengakui masih banyak pegawai yang belum menerima Surat Keputusan (SK) dari instansi masing-masing, meski batas waktu penerbitan dijadwalkan selesai pada Oktober 2025.

Banyak pemerintah daerah yang belum menetapkan SK-nya, baik untuk PPPK paruh waktu maupun yang reguler, tegasnya.

Keterlambatan ini ikut berpengaruh pada proses perencanaan rekrutmen berikutnya, sebab status pegawai harus diselesaikan terlebih dahulu untuk memastikan kebutuhan formasi yang valid.

Kapan CPNS 2026 Dibuka?

Meski belum ada jadwal resmi, arah kebijakan yang disampaikan MenPANRB mengindikasikan satu hal: rekrutmen CPNS 2026 baru dapat dibuka setelah peta kebutuhan ASN lima tahun ke depan rampung.

Pemerintah ingin menghindari formasi yang tidak relevan atau menumpuk, serta memastikan ASN yang direkrut benar-benar menopang agenda prioritas nasional.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan