Menyerahkan Diri, Terduga Pembunuh di Lobu Banggai Ditangkap Polsek Pagimana

Menyerahkan Diri, Terduga Pembunuh di Lobu Banggai Ditangkap Polsek Pagimana

Pelaku Pembunuhan di Desa Bolobungkang Menyerahkan Diri

Seorang pria terduga pelaku pembunuhan di Desa Bolobungkang, Kecamatan Lobu, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, akhirnya menyerahkan diri pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 14.15 WITA. Pria yang diketahui berinisial AP (33 tahun) ditangkap oleh anggota Polsek Pagimana dan Tim Sabhara di Jalan Trans Sulawesi Bolobungkang.

Kapolsek Pagimana, AKP Laata, mengonfirmasi bahwa AP telah menyerahkan diri setelah melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia. Saat penangkapan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Pagimana untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selama perjalanan menuju kantor polisi, tim Buser mengambil alih penanganan terduga pelaku guna mencari barang bukti senjata tajam berupa parang. Dari pengakuan AP, polisi menduga bahwa senjata tersebut dibuang ke dalam rawa-rawa. Sampai saat ini, situasi di lokasi kejadian tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

AP dikenal sebagai warga dari Desa Bolobungkang sendiri. Sebelumnya, ia menjadi target pencarian polisi karena diduga terlibat dalam pembunuhan yang terjadi di wilayah tersebut. Kejadian tersebut terjadi dalam dua tahap, yaitu pada Kamis (11/12/2025) pukul 19.45 WITA dan kembali terjadi pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 01.05 WITA.

Dua korban yang meninggal dalam kejadian tersebut adalah Helmi Lasantu (63 tahun) dan Stenly Lasantu (37 tahun). Kedua korban merupakan warga setempat yang tinggal di Desa Bolobungkang. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian untuk memastikan seluruh fakta terungkap.

Proses Penangkapan dan Penyelidikan

Penangkapan AP dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif terkait kejadian pembunuhan yang menimpa dua warga. Selain itu, polisi juga melakukan koordinasi dengan masyarakat setempat untuk mempercepat proses penyelidikan dan mengumpulkan informasi yang relevan.

Tidak hanya itu, polisi juga memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian. Mereka diminta memberikan keterangan mengenai kejadian yang terjadi dan kemungkinan motif di balik tindakan AP. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar bagi penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Sementara itu, AP kini menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Ia diduga memiliki hubungan tertentu dengan korban, meskipun hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai hubungan tersebut. Para petugas juga sedang mencari alat bukti lain yang bisa digunakan dalam persidangan nanti.

Tanggapan Masyarakat

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian merasa lega setelah AP ditangkap. Namun, mereka tetap merasa khawatir terhadap keamanan di lingkungan sekitar. Beberapa warga mengungkapkan kekecewaan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi, terlebih karena korban merupakan orang tua dan kerabat dekat.

Beberapa dari mereka juga menyampaikan harapan agar kasus ini dapat segera diselesaikan secara adil dan transparan. Mereka berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang terjadi di masa depan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan