
Meta Mengakuisisi Startup AI Manus AI untuk Mempercepat Pengembangan Agen AI Otonom
Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, telah resmi mengakuisisi startup AI asal Singapura, Manus AI. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan teknologi agen AI otonom. Layanan yang disediakan oleh Manus AI akan tetap berjalan secara mandiri, namun akan diintegrasikan ke dalam berbagai produk Meta seperti Meta AI.
Agen AI yang dikembangkan oleh Manus mampu menjalankan tugas-tugas kompleks secara mandiri, termasuk riset pasar, penulisan kode, dan analisis data tanpa perlu campur tangan manusia. Performa agen AI ini diklaim melampaui kemampuan DeepResearch dan agen AI milik OpenAI. Dengan penggunaan yang luas, layanan Manus telah melayani jutaan pengguna global sejak diluncurkan awal tahun ini.
Manus AI juga mencatatkan pencapaian luar biasa dalam waktu singkat. Perusahaan ini telah memproses lebih dari 147 triliun token dan menciptakan lebih dari 80 juta komputer virtual. Selain itu, bisnis Manus AI mencapai pendapatan berulang tahunan (ARR) sebesar 100 juta dollar AS dalam delapan bulan setelah peluncuran. Capaian ini membuatnya disebut sebagai startup AI dengan pertumbuhan tercepat di dunia yang menembus angka ARR 100 juta dollar AS.
Langkah Agresif Meta dalam Pengembangan Teknologi AI
Akuisisi Manus AI adalah bagian dari strategi agresif Meta dalam mengembangkan teknologi AI pada tahun 2025. Sebelumnya, Meta juga mengakuisisi Scale AI, sebuah perusahaan rintisan yang fokus pada pelabelan data berkualitas tinggi. Scale AI menyediakan bahan bakar utama bagi pengembangan model AI, termasuk pelabelan data berskala besar dan evaluasi model.
Pada awal Juli 2025, Mark Zuckerberg membentuk Meta Superintelligence Labs (MSL), yang fokus pada pengembangan Artificial General Intelligence (AGI). AGI adalah kecerdasan buatan yang dirancang untuk menyamai atau bahkan melampaui kemampuan manusia. MSL menaungi berbagai tim di bawah grup Meta, khususnya yang fokus pada pengembangan model AI seperti Llama dan proyek Fundamental Artificial Intelligence Research (FAIR).
CEO Scale AI, Alexandr Wang, bergabung dalam tim peneliti Meta dan menjabat sebagai Chief AI Officer di MSL. Sementara itu, mantan CEO GitHub, Nat Friedman, akan menakhodai MSL terkait produk AI dan penelitian terapan.
Investasi Besar dalam Infrastruktur AI
Meta telah berinvestasi dalam AI selama lebih dari satu dekade. Pada tahun 2013, Zuckerberg menciptakan lab AI khusus perusahaan setelah kalah dalam upaya mengakuisisi DeepMind. Tahun ini, Meta menyiapkan anggaran hingga 65 miliar dollar AS untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Anggaran ini digunakan untuk mendukung pengembangan teknologi AI di berbagai divisi perusahaan.
Mark Zuckerberg menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan tahun krusial dalam pengembangan AI. Dengan akuisisi Manus AI dan pembentukan MSL, Meta menunjukkan komitmennya untuk menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi AI global. Dengan integrasi layanan Manus AI ke dalam produk-produk Meta, perusahaan siap memberikan solusi AI yang lebih canggih dan efisien bagi pengguna maupun bisnis.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar