
Tips Mengenali iPhone Asli dan HP HDC
Banyak kasus penipuan smartphone kembali marak, terutama dengan beredarnya HP HDC yang tampilannya nyaris sama persis dengan iPhone asli. Sekilas, bodi, logo, hingga tampilan antarmukanya sulit dibedakan, apalagi bagi pengguna awam.
HP HDC sendiri merupakan ponsel tiruan yang umumnya menggunakan sistem Android, namun dimodifikasi agar menyerupai iOS. Sayangnya, banyak oknum menjual perangkat ini dengan klaim “iPhone original” dan harga miring yang bikin tergiur.
Agar tidak kegocek, ada sejumlah cara praktis yang bisa dilakukan untuk membedakan iPhone asli dengan HP HDC. Mulai dari pengecekan software hingga verifikasi resmi Apple, berikut panduan lengkapnya.
Cek App Store dan Sistem Operasi
Langkah paling mudah adalah membuka App Store. iPhone asli hanya menggunakan App Store resmi milik Apple. Jika saat membuka App Store justru diarahkan ke Google Play atau toko aplikasi lain, hampir bisa dipastikan itu adalah HP HDC.
Selanjutnya, masuk ke menu Settings lalu cek sistem operasinya. iPhone asli menjalankan iOS murni, sedangkan HP HDC biasanya memakai Android yang dimodifikasi agar tampil seperti iOS. Pada HP HDC, menu sering terasa tidak konsisten, terdapat bug, atau beberapa pengaturan tidak berfungsi normal meski tampilannya mirip iPhone.
Verifikasi IMEI dan Nomor Seri
Cara paling akurat adalah dengan memeriksa IMEI atau nomor seri. Ketik *#06# untuk menampilkan IMEI, lalu cocokkan di situs resmi Apple melalui checkcoverage.apple.com. iPhone asli akan menampilkan informasi perangkat dan status garansi. Sebaliknya, HP HDC biasanya tidak terdaftar atau menampilkan data palsu.
Selain itu, pengguna di Indonesia juga bisa mengecek IMEI melalui situs cek IMEI Bea Cukai. Jika tidak terdaftar, besar kemungkinan perangkat tersebut ilegal atau replika.
Uji Fitur Eksklusif Apple
iPhone asli memiliki fitur eksklusif seperti Siri, Face ID, Touch ID, dan iCloud yang bekerja mulus. Coba aktifkan Siri atau login iCloud menggunakan Apple ID. Pada HP HDC, fitur-fitur ini biasanya tidak berfungsi atau hanya sekadar tampilan palsu. Face ID misalnya, sering gagal mendeteksi wajah dengan akurat.
Selain itu, coba hubungkan perangkat ke komputer menggunakan iTunes. iPhone asli akan langsung terdeteksi, sedangkan HP HDC umumnya tidak dikenali sama sekali.
Perhatikan Layar dan Kualitas Hardware
Perbedaan juga terlihat dari kualitas layar. iPhone asli menggunakan layar Retina yang tajam, warna natural, dan respons sentuhan sangat presisi. HP HDC biasanya memiliki layar yang terlihat kusam, warna terlalu kontras, serta respons sentuhan yang lambat atau delay.
Material bodi juga bisa jadi pembeda. iPhone asli terasa solid dan premium, sementara HP HDC sering menggunakan plastik dengan finishing yang kurang rapi.
Jangan Tergiur Harga Terlalu Murah
Harga adalah indikator paling krusial. iPhone asli memiliki harga pasar yang relatif stabil, baik baru maupun bekas. Jika ada yang menjual “iPhone” dengan harga jauh di bawah pasaran, patut dicurigai. HP HDC memang sengaja dijual murah untuk menarik pembeli. Banyak yang tergiur karena tampilan luarnya mirip iPhone, padahal kualitas dan keamanannya jauh berbeda.
Untuk menghindari penipuan, sebaiknya beli iPhone hanya dari toko resmi, reseller terpercaya, atau marketplace dengan reputasi baik.
HP HDC memang dibuat semirip mungkin dengan iPhone asli, namun tetap tidak bisa meniru fungsi inti dan kualitas ekosistem Apple. Dengan melakukan pengecekan sederhana seperti App Store, IMEI, hingga fitur eksklusif, risiko tertipu bisa diminimalkan.
Sebagai konsumen, selalu waspada dan jangan mudah tergiur harga murah. Lebih baik membayar sedikit lebih mahal untuk iPhone asli daripada menyesal karena membeli HP tiruan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar