Misi mencerdaskan anak bangsa

Misi mencerdaskan anak bangsa

nurulamin.pro - HARI ini jika tidak ada aral, Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru yang berlokasi di Balai Besar Pelatihan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS). Presiden dijadwalkan meresmikan fasilitas pendidikan yang khusus menampung anak dari keluarga miskin beberapa wilayah di Kalimantan Selatan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Sosial sebelumnya memang telah merealisasikan program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat, yang menyediakan pendidikan gratis untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Pada tahap awal, sebanyak 225 peserta didik telah resmi diterima dan telah mengikuti proses pembelajaran sejak awal Juli 2025. Program ini mencakup dua jenjang pendidikan, yakni SMP dan SMA, dengan penempatan awal di dua lokasi berbeda. Sebanyak 125 murid ditempatkan di BBPPKS Banjarbaru, sementara 100 orang lainnya ditempatkan di Sentra Budi Luhur, yang juga di Banjarbaru.

Namun di 2025, sejumlah daerah lain juga dalam proses membangun Sekolah Rakyat. Diperkirakan, jumlahnya akan terus bertambah di tahun 2026 ini.

Sekolah Rakyat memang termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Tujuannya tidak semata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak miskin di wilayah terpencil, tapi juga bagian dari upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan. Para siswa Sekolah Rakyat ini juga akan diprioritaskan untuk kuliah gratis, baik di dalam maupun keluar negeri.

Di sekolah ini, tersedia fasilitas lengkap seperti asrama, katering dengan jaminan gizi, laptop untuk masing-masing siswa dan sarana sekolah yang mirip kampus modern.

Hal itu tampak juga di SRT 9 Banjarbaru. Semua fasilitas diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun. Mulai dari asrama untuk tempat tinggal; seragam yang jumlahnya hingga delapan set; hingga kebutuhan pribadi siswa sepenuhnya ditanggung pemerintah.

Selain pendidikan formal dengan kurikulum nasional, sekolah ini menekankan pendidikan karakter dan pengembangan minat bakat. Ada vokasi sesuai minat siswa, seperti pertanian, berkebun, musik, hingga pelatihan menjadi pembawa acara (MC) profesional dengan menghadirkan pelatih khusus.

Melihat keunggulan Sekolah Rakyat, bisa jadi bikin iri sekolah-sekolah negeri bahkan swasta lainnya. Tidak hanya soal fasilitas, tapi juga kesempatan istimewa dalam jenjang pendidikan tinggi yang diberikan kepada para siswa siswinya.

Semoga Sekolah Rakyat tidak sekadar program sementara yang jika presiden berganti, maka selesai pula programnya. Misi mencerdaskan anak bangsa harus terus jadi prioritas. Namun tentunya, sebagai masyarakat kita pun berharap agar pendidikan secara umum juga harus diperhatikan dan terus ditingkatkan kualitasnya.

Semua anak punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik dengan fasiltias yang terbaik pula. Sejatinya pemerataan pendidikan dan aksesnya, tidak hanya hak yang kaya dan miskin, tapi yang sedang-sedang pun tentu tidak boleh dilupakan. (*)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan