
Kutukan Persija Jakarta dan Kemungkinan Bajak Buangan Persib Bandung
Bayang-bayang kutukan nomor punggung 10 di Persija Jakarta masih terasa nyata pada musim 2025/2026. Sejak musim 2018/2019, kisah ini terus berulang dengan berbagai pemain bintang yang gagal bertahan lama di Macan Kemayoran. Dari Bruno Matos hingga Gustavo Franca, semua memiliki cerita serupa: performa awal yang menjanjikan, namun akhirnya didepak karena berbagai alasan.
Kiprah Pemain Nomor Punggung 10 di Persija Jakarta
Bruno Matos adalah sosok pertama yang menjadi korban kutukan tersebut. Meskipun tampil mengesankan dan kerap menjadi penentu dalam lini depan, ia hanya bertahan selama delapan bulan sebelum terdepak akibat konflik internal. Tidak hanya Bruno, Renan Silva juga tak mampu bertahan lama. Meski sukses memberi gelar juara, ia harus meninggalkan klub setelah satu musim.
Marc Klok kemudian menggantikannya, tetapi kembali mengalami nasib serupa. Meskipun berhasil memainkan peran sebagai gelandang kreatif, ia hanya bertahan beberapa bulan sebelum dilepas. Makan Konate, Hanno Behrens, dan Maciej Gajos juga mengalami hal yang sama. Meskipun masing-masing memiliki kontribusi positif, mereka tidak bisa bertahan lebih dari dua musim di Persija Jakarta.
Peran Gustavo Franca dan Ancaman Didepak
Di era kepelatihan Mauricio Souza, Gustavo Franca menjadi satu-satunya pemain asing yang disorot. Namun, kini ia terancam didepak pada bursa transfer paruh musim 2025/2026. Akun fans base Persija Jakarta, @jakmaniart, mengunggah pesan bahwa hanya tersisa empat pertandingan untuk Gustavo Franca membuktikan dirinya layak dipertahankan.
Jika kutukan nomor punggung 10 benar-benar berlangsung, maka Persija Jakarta membutuhkan pengganti yang tepat. Salah satu opsi yang muncul adalah Wiliam Marcilio, bekas target Persija yang kini sedang mencari klub baru setelah dibuang oleh Persib Bandung.
Pembuangan Wiliam Marcilio dari Persib Bandung
Wiliam Marcilio dikabarkan akan segera diumumkan nganggur setelah dibuang oleh Persib Bandung. Hubungan buruk antara pemain dan pelatih Bojan Hodak menjadi alasan utamanya. Penampilan mengecewakan di laga ACL Two kontra Lion City Sailors membuat Bojan Hodak kecewa dan memutuskan untuk memulangkan Wiliam Marcilio ke Bandung.
Bojan Hodak menyampaikan bahwa Wiliam Marcilio tidak sesuai dengan kriteria pelatih dan tidak berada di level yang dibutuhkan. Ia juga menyebut bahwa pemain lainnya tampil lebih baik dan siap bermain. Hal ini diperkuat oleh pernyataan asisten pelatih Igor Tolic yang menyatakan bahwa Wiliam tidak lagi bersama tim.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, juga mengonfirmasi bahwa Wiliam Marcilio telah dilepas. Ia menjelaskan bahwa pemain tersebut tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh pelatih. Selain itu, kans untuk memutus kontraknya juga terbuka lebar.
Peluang Persija Jakarta Menggaet Wiliam Marcilio
Dengan status nganggur yang tidak lama lagi disandang Wiliam Marcilio, Persija Jakarta memiliki peluang besar untuk mendapatkannya. Pemain asal Brasil ini memiliki kualitas yang dibutuhkan, yaitu kemampuan dalam memecah pertahanan lawan dan skill yang mumpuni. Selain itu, status bebas kontraknya akan memudahkan langkah Persija Jakarta dalam merekrutnya.
Pengganti Wiliam Marcilio di Persib Bandung juga dikabarkan sudah ada, dan akan digantikan oleh pemain yang lebih baik. Namun, bagi Persija Jakarta, Wiliam Marcilio bisa menjadi solusi untuk mengakhiri kutukan nomor punggung 10.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar