Misteri Pembunuhan Anak Politisi PKS Terungkap, Pelaku Ditangkap Jumat Sore

Misteri Pembunuhan Anak Politisi PKS Terungkap, Pelaku Ditangkap Jumat Sore

Penangkapan Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah SD di Cilegon

Setelah melalui proses penyelidikan selama 18 hari, polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang bocah Sekolah Dasar (SD) di Cilegon, Banten. Pelaku yang diamankan berada di wilayah Ciwedus, Kecamatan Cilegon. Meskipun telah ditangkap, identitas pelaku dan motif pembunuhan masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dengan 22 luka tusuk di rumahnya pada 16 Desember 2025. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, polisi sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku.

Identitas Pelaku Masih Dirahasiakan

Pelaku, yang memiliki inisial MAHM, adalah putra dari Dewan Pakar PKS Kota Cilegon Maman Suherman. Meski telah berhasil diamankan, pihak kepolisian belum membeberkan informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku atau kronologi penangkapannya.

Menurut Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, penangkapan terduga pelaku dilakukan pada Jumat sore sebelum Maghrib. Ia hanya menyampaikan bahwa pihaknya sedang memproses kasus tersebut dan akan memberikan informasi resmi dalam waktu dekat.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan juga membenarkan bahwa pelaku telah ditangkap. Ia menyatakan bahwa semua informasi akan disampaikan secara resmi dalam rilis kasus yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Kronologi Pembunuhan

Awal mula kejadian terungkap saat Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB, ayah korban yakni Maman Suherman menerima telepon dari anak keduanya bernama D. Dia terdengar panik dan meminta pertolongan. Mendapat kabar tersebut, Maman langsung pulang ke rumah.

Tiba di rumah, Haji Maman mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius dan pendarahan hebat. Saat kejadian, hanya dua orang yang berada di rumah, yaitu korban adiknya dan kakaknya. Ibu dan ayahnya saat itu sedang bekerja di luar rumah.

Korban langsung dibawa ke RS Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami 14 luka tusukan senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan

Beberapa jam setelah kejadian, tepatnya pukul 15.20 WIB, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon bersama anggota Polsek Cilegon langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan awal dari saksi-saksi.

Hingga berita ini diterbitkan, jurnalis TribunBanten.com masih terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak Polres Cilegon. Sampai hari ini, Jumat (26/12/2025), kasus pembunuhan itu masih menyisakan misteri soal identitas pelaku dan apa motif pelaku.

Awalnya diduga bocah berprestasi di sekolahnya itu adalah korban perampokan, namun belakangan polisi mengatakan tidak ada barang yang hilang dari rumah mewah itu.

Informasi Tambahan tentang Pelaku

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, terduga pelaku diamankan di wilayah Ciwedus, Kecamatan Cilegon. Pelaku juga dikabarkan merupakan salah satu karyawan dari perusahaan ternama yang beroperasi di wilayah Kota Cilegon.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan