Mohamed Salah Bisa Tanya Messi Soal Bermain di MLS


Mohamed Salah, bintang Liverpool, sedang menjadi perhatian besar dalam dunia sepak bola. Beberapa waktu terakhir, isu kepindahannya dari Anfield semakin mengemuka, terutama setelah ia mengalami konflik dengan pelatih Liverpool, Arne Slot. Aksi tantrum Salah saat dicadangkan dalam pertandingan melawan Brighton & Hove Albion membuatnya diasingkan dari skuad saat The Reds bertandang ke Milan untuk laga Liga Champions 2025-2026.

Pemain asal Mesir ini disebut-sebut akan meninggalkan Liverpool sebelum berlaga di Piala Afrika 2025. Dalam situasi seperti ini, banyak spekulasi muncul tentang destinasi barunya. Salah satu opsi yang paling menarik adalah Liga Arab Saudi, tempat beberapa klub telah menyatakan ketertarikan untuk memboyong Salah. Namun, MLS juga menjadi salah satu tujuan yang tidak bisa diabaikan.

Don Garber, CEO dari Major League Soccer (MLS), turut berkomentar mengenai kemungkinan Mohamed Salah bergabung dengan kompetisi Amerika Serikat tersebut. Ia bahkan secara langsung memberi saran kepada Salah untuk bertanya kepada Lionel Messi, kapten Inter Miami, tentang pengalamannya bermain di MLS.


Garber menjelaskan bahwa Salah dapat belajar dari kesuksesan Messi dan Thomas Mller di MLS. Messi, yang bergabung dengan Inter Miami, berhasil membawa klubnya meraih gelar MLS Cup pertama pada musim 2025 setelah dua tahun bermain untuk The Herons. Selain itu, pemain asal Argentina tersebut juga memperpanjang kontraknya selama tiga tahun hingga akhir 2028.

"Jika [Salah] memutuskan untuk bergabung dengan MLS, kami akan sangat senang menerimanya," ujar Garber seperti dikutip dari Sports Illustrated.
"Ia harus menghubungi Leo [Messi] dan Thomas Mller untuk melihat seberapa bahagia mereka bermain di MLS."
"Kami juga ingin dia melihat seberapa sukses dan seberapa nyaman mereka berada di sini," tambahnya.

Namun, meskipun Garber tampak antusias dengan spekulasi tentang Salah, ia menegaskan bahwa tidak ada klub MLS yang akan sengaja mengganggu kariernya di Liverpool. Hal ini karena Salah masih memiliki kontrak hingga Juni 2027 bersama The Reds.

"Kami mendengar banyak rumor tentang Mo Salah," kata Garber.
"Kami sangat menghormati kesakralan kontrak; itu adalah hal yang sangat penting dalam bisnis Amerika."
"Mo masih terikat kontrak dengan Liverpool, tim yang kami kenal dan hormati."
"Itu adalah tim yang hebat," tutupnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan