Momen Haru Teddy Beri Hadiah untuk Anak Korban Bencana Aceh

Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tamiang

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali melakukan kunjungan ke Aceh. Kali ini, ia mengunjungi Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang pada hari Jumat (12/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak bencana dan memberikan dukungan serta semangat kepada para pengungsi.

Selama kunjungan tersebut, terjadi sebuah momen yang menarik dan menyentuh hati. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, terlihat membagikan mainan dan permen kepada anak-anak di posko pengungsian. Ia tidak berdiri tegak seperti biasanya, melainkan memilih untuk berjongkok agar sejajar dengan anak-anak tersebut. Dengan pakaian sederhana, anak-anak itu tampak bahagia menerima hadiah dari Teddy. Bahkan saat Presiden Prabowo sedang menyampaikan sambutannya, Teddy masih berinteraksi dengan anak-anak sambil tetap berjongkok, menunjukkan sikap rendah hati dan dekat dengan masyarakat.

Pesan Presiden tentang Lingkungan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pesan penting kepada warga Aceh Tamiang. Ia menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan alam. Salah satu pesannya adalah agar masyarakat tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan.

"Kita sekarang harus waspada, hati-hati, kita harus jaga lingkungan kita, alam kita harus kita jaga, kita tidak boleh tebang pohon sembarangan, saya minta pemerintah daerah lebih waspada, lebih awasi, jaga alam kita dengan sebaik-baiknya," ujar Prabowo.

Ia juga meminta pemerintah daerah untuk lebih ketat dalam menjalankan tugasnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini menunjukkan komitmen Presiden terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesadaran akan dampak ekologis dari tindakan manusia.

Permintaan Maaf Presiden

Selama kunjungan, Presiden Prabowo juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga Aceh Tamiang karena listrik belum bisa menyala 100 persen. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah akan segera turun tangan membantu masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Sumatra.

"Pemerintah akan turun akan membantu semuanya, saya minta maaf kalau masih ada yang belum, kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya, listrik sudah mulai, oke," kata Prabowo.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah sangat memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat dan berkomitmen untuk segera memperbaiki kondisi yang kurang ideal.

Kondisi Lapangan yang Sulit

Prabowo juga menyampaikan bahwa kondisi di lapangan pasca-bencana sangat sulit. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

"Kita berusaha kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit jadi kita atasi bersama, saya kira itu saja, ya mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal," tambahnya.

Pernyataan ini menunjukkan rasa empati dan komitmen Presiden untuk terus mendukung masyarakat yang terkena dampak bencana.

Momen Salat Jumat Bersama Pengungsi

Selain itu, salah satu momen yang tak kalah penting adalah ketika Presiden Prabowo melaksanakan salat Jumat bersama para pengungsi di masjid setempat. Momentum ini menunjukkan kepedulian Presiden terhadap kebutuhan spiritual masyarakat dan memberikan rasa aman serta kedekatan antara pemimpin dan rakyatnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan