Momen Mensesneg Berdiskusi dengan Warga dan Lihat Peta Bencana di Takengon


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi turut serta dalam peninjauan ke posko pengungsian di Desa Gunung, Kecamatan Kebayakan, Takengon, Aceh Tengah, pada Jumat (12/12). Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo Hadi terlihat mengenakan setelan safari berwarna krem dan topi biru. Ia tampak menyapa warga korban pengungsian dengan ramah.

Selama kunjungan, Prasetyo Hadi menunjukkan perhatiannya terhadap kondisi para pengungsi. Ia berhenti sejenak untuk menyapa seorang bapak-bapak yang sedang menggendong anaknya. Mereka sempat berbincang singkat, meskipun isi pembicaraan tidak diketahui secara pasti.

Dalam percakapan itu, Prasetyo Hadi juga menunjukkan peta lokasi bencana kepada bapak tersebut. Terlihat bahwa mereka membahas lebih lanjut tentang situasi wilayah yang terkena dampak bencana. Hal ini menunjukkan bahwa ia memperhatikan detail dan ingin memahami kondisi secara langsung dari sumber terpercaya.


Selain Prasetyo Hadi, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga melakukan peninjauan ke posko pengungsian korban bencana banjir dan tanah longsor di Desa Gunung, Kecamatan Kebayakan, Takengon, Aceh Tengah, pada hari yang sama. Sebelumnya, ia telah melakukan pengecekan di posko pengungsian di Aceh Tamiang.

Di lokasi tersebut, Prabowo Subianto terlebih dahulu melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Abrar. Masjid ini juga menjadi tempat para korban bencana mengungsi. Setelah selesai menjalankan ibadah, ia kemudian bergerak menuju area pengungsian untuk bersilaturahmi dengan warga.

Tampak ratusan warga berkumpul di sekitar lokasi. Mereka antusias menyambut Presiden Republik Indonesia. Prabowo pun memberikan sapaan hangat dan melakukan salaman dengan para pengungsi. Interaksi ini menunjukkan komitmen Presiden untuk tetap dekat dengan rakyatnya, terutama di tengah situasi darurat.

Beberapa hal yang dapat dipetik dari kunjungan ini adalah:
Kepedulian terhadap korban bencana*
Presiden dan Mensesneg menunjukkan perhatian yang besar terhadap kondisi para pengungsi. Mereka tidak hanya sekadar melakukan peninjauan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga.

  • Pemahaman akan situasi lapangan
    Melalui interaksi dengan warga, baik melalui pembicaraan maupun penunjukan peta, terlihat bahwa pejabat tinggi negara ingin memahami kondisi secara langsung. Ini penting untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.

  • Kehadiran sebagai bentuk dukungan moral
    Kunjungan Presiden ke lokasi bencana memberikan dukungan moral bagi para korban. Keberadaannya di tengah-tengah warga menunjukkan bahwa pemerintah tidak meninggalkan rakyatnya dalam situasi sulit.

Kunjungan ini juga menjadi momen penting dalam upaya pemerintah untuk memastikan distribusi bantuan dan pemulihan pasca-bencana. Dengan adanya peninjauan langsung, harapannya adalah terciptanya koordinasi yang lebih baik antara pihak berwenang dan masyarakat terdampak.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan