Momen Prabowo Makan Gutel Saat Tinjau Pengungsian Takengon

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Posko Pengungsian di Aceh Tengah

Di tengah suasana yang penuh perhatian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke posko pengungsian di Desa Gunung, Takengon, Aceh Tengah, pada Jumat (12/12/2025). Kedatangan beliau dilakukan setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Abrrar.

Saat tiba di lokasi, Presiden lebih dulu berbincang dengan para pengungsi. Ia duduk bersama warga dan mendengarkan keluhan mereka mengenai kondisi di lapangan. Setelah berdiskusi, ia melanjutkan perjalanan menuju dapur umum yang terletak tidak jauh dari posko pengungsian.

Di dapur umum tersebut, Presiden diberi hidangan khas Gayo, yaitu gutel. Makanan ini sudah disiapkan oleh para ibu di lokasi. Ia sempat mencicipi makanan tradisional tersebut sebelum kemudian bergegas menuju posko kesehatan yang berada dekat dengan dapur umum.

Gutel adalah makanan tradisional khas masyarakat Gayo di Aceh Tengah. Biasanya disajikan dalam berbagai acara, termasuk saat bencana. Bentuknya bulat kecil dan dibuat dari tepung beras atau ketan yang dicampur dengan kelapa parut serta sedikit gula atau rempah. Tekstur yang padat dan mengenyangkan membuat gutel menjadi pilihan utama bagi warga sebagai bekal makanan di posko pengungsian.

Selain itu, gutel juga memiliki fungsi praktis sebagai bekal perjalanan atau konsumsi harian, terutama di daerah pegunungan. Keberadaannya di posko pengungsian menunjukkan bagaimana masyarakat mempertahankan budaya lokal sambil tetap menyesuaikan kebutuhan pangan di tengah situasi darurat.

Makan lagi pak, masih banyak pak, kata seorang anak sembari tersenyum.

Pada kesempatan yang sama, beberapa warga menyampaikan keluhan mereka, terutama mengenai akses sinyal yang masih terbatas. Mereka juga berharap agar pemerintah segera membangun hunian untuk warga terdampak.

Menanggapi aspirasi tersebut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan hadir membantu warga secara bertahap. Bapak ibu sekalian terima kasih saya sampaikan bahwa pasti pemerintah akan turun membantu, ujarnya.

Presiden menambahkan bahwa penyiapan hunian sementara hingga hunian tetap akan dilakukan sesuai perencanaan yang telah dialokasikan pemerintah. Nanti kami akan hunian sementara kemudian hunian tetap yang telah kita siapkan sudah kita alokasikan anggarannya tapi butuh waktu dan kesabaran saya tidak bisa mengerjakan semua, saya janji kerjakan sebaik baiknya, pasti kita akan bantu terima kasih, tambahnya.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden didampingi oleh beberapa pejabat penting seperti Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Kepresidenan Angga Raka, serta Mensos Saifullah Yusuf. Hadir juga Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Muallem.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan