Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS
Polisi telah menangkap HA, seorang pria asal Palembang, Sumatera Selatan, terkait kasus pembunuhan MAHM (9), anak dari politisi PKS Maman Suherman. Pelaku ditangkap pada Jumat (2/1/2025) di Kampung Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten.
HA diketahui merupakan pegawai perusahaan ternama di Cilegon. Menurut Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan, terduga pelaku adalah salah satu karyawan dari perusahaan swasta. Namun, meski bekerja sebagai pegawai, HA memiliki pekerjaan sampingan sebagai spesialis pencuri rumah mewah.
MAHM ditemukan tewas berlumur darah oleh ayahnya dalam rumah mewah di Komplek Bukit Baja Sejahtera III, Cilegon, pada Selasa (16/12/2025). Kakak korban awalnya menelepon meminta tolong pada Maman yang sedang berada di tempat kerja. Saat menelepon, D sudah berteriak meminta tolong.
Maman bergegas menuju ke rumah, namun saat membuka pintu ia mendapati anaknya sudah terkapar berlumur darah. Ia langsung membawa sang anak ke Rumah Sakit Bethasaida Kota Cilegon. Namun, saat tiba di rumah sakit, nyawa MAHM tidak tertolong.
Berdasarkan hasil otopsi, terdapat 22 luka tusuk di tubuh anak Maman. Dari 22 luka tersebut, 19 di antaranya akibat benda tajam, sedangkan tiga luka lainnya disebabkan oleh benda tumpul di bagian leher dan dada.
Menurut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, HA merupakan spesialis pembobol rumah mewah. "Spesial pembobol rumah mewah," katanya. "Curat yah, pencurian dengan pemberatan. Rumah yang dianggap kosong," tambah Hengki.
HA mengincar rumah mewah yang ditinggal penghuninya. "Sasarannya rumah yang kosong," katanya. Ia mengatakan kini HA sudah diamankan polisi. "Akan kita rilis. Sudah diamankan, udah," katanya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan menyebutkan bahwa HA ditangkap saat ketahuan mencuri di rumah politisi Partai Golkar mantan anggota DPRD Kota Cilegon Roisyudin Sayuri. "Iya," katanya.

Hasil pencurian dari rumah kosong tersebut ia sembunyikan di tempat rahasia. HA mengaku menyimpan jam tangan dan perhiasan hasil mencuri di rumah mewah. "Jam, kayak emas-emas," katanya. Dia menanam barang curian di bawah pot depan kontrakan. "Di bawah pot. Warna hitam. Tempat tetesan AC," katanya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar