Motoprix Kotim Berubah Nama, Gelaran Terakhir di Taman Kota

Motoprix Kotim Berubah Nama, Gelaran Terakhir di Taman Kota

Pengumuman Resmi Penyelenggaraan Motoprix Kotim Open Race 2025

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara resmi mengumumkan sejumlah keputusan penting terkait penyelenggaraan ajang balap motor yang sebelumnya dikenal sebagai Gubernur Motoprix Open Race. Tahun ini, gelaran tersebut hadir dengan nama baru dan menjadi event terakhir yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit.

Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Oktav Pahlevi, menyampaikan pengumuman resmi tersebut usai rapat koordinasi yang digelar pada Selasa (9/12/2025). Rapat itu melibatkan panitia, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah. Menurut Oktav, ajang yang kini bernama Motoprix Kotim Open Race 2025 tetap dijadwalkan berlangsung pada 1314 Desember 2025 di Taman Kota. Namun, penyelenggara wajib melakukan sejumlah penyesuaian yang telah disepakati bersama.

Perubahan Nama dan Lokasi Start-Finish

Salah satu perubahan utama adalah perubahan nama acara. Dengan tidak lagi membawa nama gubernur, event tersebut kini sepenuhnya berada dalam lingkup koordinasi daerah. Selain itu, lokasi startfinish yang awalnya di Jalan Yos Sudarso dialihkan ke Jalan S. Parman.

Kesepakatan pertama adalah bahwa kegiatan tetap digelar di Taman Kota. Tetapi beberapa penyesuaian penting diberlakukan, terutama terkait perpindahan lokasi startfinish yang awalnya di Jalan Yos Sudarso kini dialihkan ke Jalan S. Parman, kata Oktav.

Penyesuaian Tata Letak Acara

Tata letak acara juga harus disesuaikan. Panggung, sound system, dan pusat kegiatan harus diposisikan menjauh dari fasilitas peribadatan agar tidak mengganggu aktivitas umat. Sound system tidak boleh mengarah ke tempat ibadah. Ini sudah menjadi ketentuan yang harus dipenuhi panitia, tegasnya.

Akses Layanan Publik

Salah satu poin krusial lainnya adalah kewajiban membuka akses layanan publik, terutama untuk Klinik Terapung Obor. Pemerintah menegaskan, jalur evakuasi medis tidak boleh terhalang. Akses untuk mobilisasi pasien menuju Klinik Obor harus tetap berjalan normal. Ruang bebas minimal 2,5 meter juga harus disediakan untuk ambulans, ujar Oktav.

Area Jalan Yos Sudarso yang telah dipasang pagar pembatas oleh panitia wajib disterilkan dari penonton demi keselamatan. Penonton tidak diperbolehkan berkerumun di area tersebut. Keselamatan para pengunjung menjadi prioritas utama, tambahnya.

Relokasi Ke Sirkuit Baru

Lebih jauh, Oktav menegaskan bahwa Motoprix Kotim Open Race 2025 akan menjadi event road race terakhir yang digelar di Taman Kota. Keputusan ini disepakati bersama para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan. Event tahun ini merupakan gelaran terakhir yang dilaksanakan di Taman Kota. Ke depan, kegiatan balap direncanakan dipusatkan di sirkuit road race baru di Km 6 Jalan Sawit Raya, Kelurahan Pasir Putih, ungkapnya.

Harapan Pemerintah

Pemerintah berharap perubahan nama, penyesuaian teknis, serta relokasi permanen tahun depan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat. Dengan keputusan tersebut, Motoprix Kotim Open Race 2025 tidak hanya hadir dengan identitas baru, tetapi juga menjadi penutup era balap motor di jantung kota sebelum sepenuhnya dialihkan ke sirkuit permanen.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan