
Keunikan Motor Retro di Tahun 2026
Di balik pesatnya perkembangan teknologi otomotif dan perubahan tren desain, motor retro tetap memiliki tempat istimewa di hati para pecinta roda dua. Desain klasik yang sederhana namun berkarakter menghadirkan keindahan yang tak lekang oleh waktu. Motor retro bukan sekadar alat transportasi, melainkan representasi seni, sejarah, dan identitas.
Keunikan motor bergaya klasik terletak pada kemampuannya menghadirkan nuansa masa lalu di tengah kehidupan modern yang serba cepat. Bentuk lampu bulat, tangki membulat, jok datar, hingga suara mesin yang khas menjadi daya tarik utama. Berikut adalah 12 rekomendasi motor retro terbaru dan terpopuler yang layak dipertimbangkan pada tahun 2026.
1. QJMotor / Keeway SCR 250V
SCR 250V merupakan motor bergaya scrambler yang memadukan desain retro dengan karakter adventure. Mengusung mesin 249 cc V-Twin berpendingin udara dan sistem injeksi, motor ini tampil unik di kelasnya. Desain kokoh, suspensi teleskopik depan, serta monoshock belakang membuatnya nyaman digunakan di jalan raya maupun medan ringan off-road.
Spesifikasi utama: - Mesin: 249 cc, V-Twin, injeksi
- Tenaga: 16,7 HP / 8.500 rpm
- Torsi: 17 Nm / 5.500 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±125 km/jam
2. TVS Ronin 225
TVS Ronin 225 hadir sebagai motor retro-modern dengan pendekatan desain yang berbeda. Lampu depan berbentuk T, suspensi depan upside down, serta bodi berisi menjadikannya tampil gagah. Jok lebar dan ergonomi yang baik membuat motor ini cocok untuk penggunaan harian maupun touring jarak menengah.
Spesifikasi utama: - Mesin: 225,9 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 20 HP / 7.750 rpm
- Torsi: 19,93 Nm / 3.750 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±120 km/jam
3. Benelli Leoncino 250
Leoncino 250 membawa DNA motor klasik Italia dengan sentuhan modern. Desain agresif dipadukan dengan suspensi upside down dan monoshock belakang. Motor ini sudah dilengkapi ABS dan dikenal memiliki performa responsif serta suara knalpot yang halus namun bertenaga.
Spesifikasi utama: - Mesin: 249 cc, 1 silinder, liquid cooled
- Tenaga: 24,1 HP / 9.500 rpm
- Torsi: 21 Nm / 7.500 rpm
- Transmisi: 6 percepatan
- Top speed: ±142 km/jam
4. Benelli Motobi 152
Motobi 152 mengusung konsep café racer dengan harga terjangkau. Desainnya unik untuk kelas 150 cc, dilengkapi lampu LED depan dan belakang. Meski masih menggunakan karburator dan tanpa ABS, motor ini tetap menarik bagi pencinta gaya retro custom.
Spesifikasi utama: - Mesin: 149 cc, 1 silinder, karburator
- Tenaga: 11,2 HP / 8.000 rpm
- Torsi: 11,1 Nm / 6.000 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±100 km/jam
5. SM Sport Master 200
Motor asal Malaysia ini tampil dengan gaya scrambler modern. Suspensi upside down, monoshock belakang, lampu LED, serta panel instrumen digital berkonsep negatif display menjadi ciri khasnya. Aksen jok dan tangki berwarna cokelat memperkuat kesan klasik.
Spesifikasi utama: - Mesin: 199 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 17 HP / 6.000 rpm
- Torsi: 16,7 Nm / 8.000 rpm
- Transmisi: 6 percepatan
- Top speed: ±120 km/jam
6. Yamaha XSR 155
Yamaha XSR 155 merupakan salah satu motor retro modern paling populer di Indonesia. Mengusung teknologi VVA, assist & slipper clutch, serta desain neo-retro yang seimbang antara klasik dan modern.
Spesifikasi utama: - Mesin: 155 cc, 1 silinder, liquid cooled
- Tenaga: 19 HP / 10.000 rpm
- Torsi: 14,7 Nm / 8.500 rpm
- Transmisi: 6 percepatan
- Top speed: ±125 km/jam
7. Yamaha FZX 150
Yamaha FZX mengusung desain retro dengan pendekatan geometris yang lebih kotak. Dilengkapi panel digital, konektivitas Bluetooth, serta ABS satu kanal. Motor ini dirancang untuk penggunaan harian dengan efisiensi bahan bakar yang baik.
Spesifikasi utama: - Mesin: 149 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 12,2 HP / 7.250 rpm
- Torsi: 13,3 Nm / 5.500 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±115 km/jam
8. Kawasaki W175
Kawasaki W175 tetap mempertahankan aura retro murni yang terinspirasi dari W800. Desain sederhana, finishing cat berkualitas, serta suspensi nyaman menjadi keunggulan utama motor ini.
Spesifikasi utama: - Mesin: 177 cc, 1 silinder, karburator
- Tenaga: 12,8 HP / 7.500 rpm
- Torsi: 13,2 Nm / 6.000 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±120 km/jam
9. GPX Legend 150
Motor asal Thailand ini tampil sangat rapi dan proporsional. Lampu bulat LED, suspensi upside down, serta mesin injeksi membuatnya terlihat modern namun tetap klasik.
Spesifikasi utama: - Mesin: 149 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 11,8 HP / 8.000 rpm
- Torsi: 10,5 Nm / 6.000 rpm
- Transmisi: 6 percepatan
- Top speed: ±110 km/jam
10. Honda GB350
Honda GB350 menawarkan tampilan retro autentik khas Honda klasik. Motor ini mengandalkan mesin SOHC satu silinder berkapasitas besar dengan karakter torsi kuat di putaran rendah.
Spesifikasi utama: - Mesin: 348 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 20,8 HP / 5.500 rpm
- Torsi: 30 Nm / 3.000 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±130 km/jam
11. Honda CB190SS
CB190SS menggabungkan desain retro dan futuristik. Lampu bulat LED, pelek jari-jari, serta ban dual purpose menjadikannya menarik sebagai rival XSR 155 di kelas menengah ringan.
Spesifikasi utama: - Mesin: 184 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 15,6 HP / 8.000 rpm
- Torsi: 15 Nm / 7.000 rpm
- Transmisi: 6 percepatan
- Top speed: ±110 km/jam
12. Royal Enfield Classic 350
Royal Enfield Classic 350 merupakan simbol motor retro sejati. Dengan desain ikonik, mesin berkarakter torsi besar, serta fitur modern seperti ABS dual channel dan panel kombinasi analog-digital, motor ini menjadi pilihan utama pencinta klasik.
Spesifikasi utama: - Mesin: 349 cc, 1 silinder, injeksi
- Tenaga: 19,9 HP / 6.100 rpm
- Torsi: 27 Nm / 4.000 rpm
- Transmisi: 5 percepatan
- Top speed: ±110 km/jam
Motor retro di tahun 2026 hadir dengan pilihan yang semakin beragam, mulai dari harga terjangkau hingga kelas premium. Perpaduan desain klasik, teknologi modern, dan karakter mesin yang khas menjadikan motor-motor ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan untuk penggunaan sehari-hari. Dengan gaya vintage yang kuat namun tetap fungsional, motor retro tetap menjadi simbol keabadian desain di dunia otomotif roda dua.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar