
Perayaan MTQ Korpri VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 resmi dibuka pada Kamis (11/12/2025) di Gedung KH. Idham Chalid, Banjarbaru. Acara pembukaan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin.
Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya anggota Korpri, untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi seni membaca Al-Quran, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai moral, etika, dan integritas dalam tubuh birokrasi.
MTQ ini merupakan kesempatan bagi kita untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Al-Quran dalam diri ASN. Karena pelayanan terbaik lahir dari hati yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia, ucapnya melalui Sekdaprov.
Gubernur Muhidin menekankan bahwa dinamika pelayanan publik saat ini menuntut aparatur tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat yang dilandasi akhlak Qurani. Nilai kejujuran, amanah, kerja keras, dan kepedulian sosial harus hidup dalam setiap diri pegawai pemerintah sebagai wujud tanggung jawab kepada masyarakat.
Birokrasi yang bersih dan efektif hanya dapat terwujud jika ASN memiliki integritas kuat. Nilai-nilai Al-Quran adalah fondasi utama untuk itu, tegasnya.
Selain sebagai wahana peningkatan kualitas spiritual, Gubernur Muhidin berharap MTQ Korpri dapat mempererat kebersamaan antarinstansi dan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat. Silaturahmi antarpegawai, menurutnya, dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat profesionalitas Korpri sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
Kepada seluruh peserta, Gubernur menyampaikan pesan agar tampil percaya diri, menjunjung sportivitas, dan menjadikan MTQ sebagai sarana pembiasaan membaca Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Tampilkan yang terbaik. Jadikan MTQ ini bukan hanya ajang lomba, tetapi jalan untuk semakin dekat dengan Al-Quran, pesannya.
Tujuan dan Makna MTQ Korpri
MTQ Korpri tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan taqwa para pegawai pemerintah. Dengan menghadirkan para peserta dari berbagai instansi, acara ini menciptakan lingkungan yang kondusif untuk saling belajar dan berbagi ilmu serta pengalaman dalam membaca Al-Quran.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam MTQ ini antara lain:
Peningkatan kualitas spiritual dan moral para ASN
Penguatan rasa persatuan dan kesatuan antarinstansi
Pengembangan bakat dan kemampuan dalam membaca Al-Quran
Pemupukan semangat kompetisi yang sehat dan konstruktif
Selain itu, MTQ juga menjadi momen penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai agama dan kebudayaan. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan akan muncul generasi pemimpin yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan bermoral tinggi.
Harapan untuk Masa Depan
Gubernur Muhidin menegaskan bahwa keberlanjutan program seperti MTQ Korpri sangat penting dalam rangka menciptakan birokrasi yang lebih baik. Dengan membangun budaya kerja yang didasarkan pada nilai-nilai Al-Quran, diharapkan bisa menciptakan pelayanan publik yang lebih berkualitas dan transparan.
Ia juga berharap, melalui MTQ ini, para peserta dapat merasakan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari meningkatkan disiplin diri hingga memperkuat ikatan kekeluargaan dengan rekan-rekan sejawat.
Dengan demikian, MTQ Korpri VIII tahun 2025 tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi perwujudan komitmen pemerintah dalam membangun birokrasi yang bersih, efektif, dan berakhlak. Semoga acara ini dapat menjadi awal dari perubahan positif dalam dunia pemerintahan dan masyarakat secara keseluruhan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar