Mulai Hari Ini, Hindari 3 Posisi Tidur Berisiko Kanker Payudara

Pentingnya Tidur yang Berkualitas

Tidur merupakan kebutuhan wajib bagi setiap makhluk hidup, terutama manusia. Rata-rata manusia membutuhkan waktu tidur sekitar 7 hingga 8 jam per hari. Namun, tidak semua posisi tidur aman dan baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa posisi tidur ternyata bisa berdampak negatif dan bahkan menyebabkan penyakit serius.

Bahaya Tidur di Lantai

Salah satu posisi tidur yang berisiko adalah tidur di lantai. Tidur di permukaan keras dapat memperburuk kesehatan punggung, memicu reaksi alergi, serta meningkatkan risiko meriang. Dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh The Lancet, para peneliti menemukan bahwa permukaan keras seperti lantai bisa meningkatkan rasa nyeri pada punggung. Meski belum diketahui pasti mengapa hal ini terjadi, beberapa ahli menyarankan agar menggunakan alas seperti tikar, kantung tidur, atau selimut saat ingin tidur di lantai.

Tidur dengan Lampu Menyala

Banyak orang terbiasa tidur dengan lampu menyala. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Penelitian yang diterbitkan di Chronobiology International menyebutkan bahwa cahaya lampu di malam hari dapat menjadi faktor risiko signifikan dalam pengembangan kanker payudara. Selain itu, cahaya lampu juga bisa mengganggu ritme sirkadian, yang berpengaruh pada produksi hormon stres dan melatonin. Kekurangan melatonin dapat menyebabkan kesulitan tidur dan gangguan kualitas tidur.

Tidur dengan Kipas Angin

Banyak orang menggunakan kipas angin saat tidur karena merasa kepanasan. Meskipun tidak sepenuhnya berbahaya, penggunaan kipas angin harus dilakukan dengan hati-hati. Dr. Len Horovitz, ahli paru dari Lenox Hill Hospital di New York, AS, menjelaskan bahwa kipas angin bisa digunakan asalkan ditempatkan dengan jarak yang cukup jauh dan kecepatan rendah. Udara dingin yang terlalu kencang dari kipas angin dapat menyebabkan kontraksi otot, kekeringan kulit, serta alergi. Kontraksi otot di malam hari juga bisa menyebabkan leher kaku di pagi hari.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan