
Kedua Mantan Rival PKB Sulsel Bertemu di Muswil
Pada acara Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel yang berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar, Senin (8/12/2025), dua mantan rival dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 kembali bertemu. Mereka adalah Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad.
Keduanya pernah menjadi pesaing dalam Pilgub Sulsel 2024, yang berakhir dengan kemenangan Andi Sudirman. Dalam kontestasi tersebut, Andi Sudirman maju sebagai calon gubernur dengan nomor urut 2, berpasangan dengan Fatmawati Rusdi. Sementara itu, pasangan nomor urut 1 adalah Moh Ramdhan Pomanto (Danny) dan Azhar Arsyad, yang merupakan Calon Wakil Gubernur Sulsel.
Hasil akhir perolehan suara menunjukkan bahwa pasangan Danny–Azhar meraih 1.600.029 suara, sedangkan pasangan Andi Sudirman–Fatmawati Rusdi unggul dengan 3.014.255 suara. Meskipun kalah dalam pilgub, Azhar Arsyad tetap menjadi tokoh penting dalam PKB Sulsel.
Dalam forum Muswil PKB Sulsel, Andi Sudirman hadir sebagai Gubernur Sulsel, sementara Azhar Arsyad menjadi tuan rumah acara. Keduanya duduk di barisan tamu kehormatan dan beberapa kali terlihat saling menyapa.
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKB dan mengungkapkan bahwa partai ini memiliki karakteristik yang berbeda dari partai koalisi lainnya. Ia menyampaikan dengan nada bercanda:
“Bahwa PKB ini rasa-rasanya melebihi dari partai koalisi. Tidak banyak cerita dan tidak banyak permintaan. Tahu diri saja,” katanya yang seketika disambut tawa.
Ia juga memuji solidaritas dan kultur kerja PKB yang dinilainya memberi kontribusi positif dalam roda pemerintahan. “Saya mendengarkan terlalu banyak cerita yang baik dari Pak Ketua DPW (PKB Sulsel Azhar Arsyad) dan seluruh jajarannya,” tambahnya.
Namun, candaan terjadi saat Andi Sudirman mengenang kebersamaannya dengan Azhar ketika keduanya masih sama-sama di pemerintahan. Saat itu, Andi Sudirman masih menjabat gubernur periode pertama, sedangkan Azhar adalah anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024.
“Anda (Azhar Arsyad) ini, saya tidak pernah sebenarnya dulu berharap beliau jadi kompetitor. Karena saya selalu sama-sama waktu masih (saya) wakil gubernur dan gubernur. Dan beliau salah satu orang yang menurut saya di DPRD Sulsel, tidak banyak cerita tetapi banyak senyum,” ujarnya.
Andi Sudirman mengaku kaget lantaran Azhar tiba-tiba maju dalam Pilgub Sulsel. Ia merasa seketika itu pertemanannya dengan Azhar hilang.
“Saya tidak percaya. Dan begitu masuk (maju Calon Wakil Gubernur Sulsel), hilang temanku,” ucapnya.
Candaan itu kembali memecah suasana. Namun Andi menegaskan bahwa kontestasi yang lalu telah mereka jalani dengan lapang dada. “Tapi (waktu itu) saya juga tidak nyaman dengan beliau (ketika sama-sama maju sebagai kandidat Pilgub 2024), tapi biarkan beliau berjuang dengan partainya. Karena, kalau kami hanya berdoa saja yang terbaik. Apa yang terbaik, insyaAllah itulah baik untuk kita semua,” tegasnya.
Di hadapan kader PKB, Andi Sudirman juga membuka peluang kolaborasi lebih luas antara Pemprov Sulsel dan PKB. “Apapun ada hal-hal yang ingin kita kerjasamakan dengan pemerintah provinsi, kami selalu terbuka,” ucapnya.
Tak lupa, ia mendoakan agar Azhar mendapat hasil terbaik dalam Muswil. “Pak Ketua (Azhar Arsyad), mudah-mudahan bisa oppo' (kembali terpilih ketua) sesuai harapan teman-teman,” ujar Andi yang kembali disambut tepuk tangan.
Sebelum Andi Sudirman, Azhar Arsyad lebih dulu membuka suasana dengan menyapa mantan rivalnya itu sambil mengenang Pilgub Sulsel 2024. “Gubernur Sulsel yang kami hormati sekaligus kompetitor saya di Pilgub Sulsel kemarin,” ucap Azhar yang langsung membuat seluruh hadirin tertawa.
Azhar menegaskan bahwa dirinya telah move on dari hasil Pilgub. “Tapi sudah damai, damai. Kita itu harus fair,” katanya sambil tersenyum.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar