Negara Paling Sukses di Thomas Cup, Indonesia Tetap Teratas

Negara Paling Sukses di Thomas Cup, Indonesia Tetap Teratas

Sejarah dan Prestasi Negara-Negara dalam Thomas Cup

Thomas Cup merupakan salah satu kompetisi bulutangkis beregu putra yang paling bergengsi di dunia. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1949, turnamen ini digelar setiap dua tahun sejak 1982. Selama sejarahnya, hanya beberapa negara yang berhasil mendominasi ajang ini dengan meraih gelar juara berulang kali.

Indonesia: Negara Paling Sukses dalam Sejarah Thomas Cup

Indonesia menjadi negara yang paling sukses dalam sejarah Thomas Cup dengan total 14 gelar juara. Tim Merah Putih pertama kali memenangkan trofi pada edisi 1958 dan terus mengukir prestasi hingga saat ini. Berikut adalah daftar tahun-tahun kemenangan Indonesia:

  • 1958
  • 1961
  • 1964
  • 1970
  • 1973
  • 1976
  • 1979
  • 1984
  • 1994
  • 1996
  • 1998
  • 2000
  • 2002
  • 2020

Sejak debutnya pada 1958, Indonesia selalu lolos ke putaran Thomas Cup dan telah tampil sebanyak 30 kali. Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan dominasi Indonesia dalam sejarah ajang ini.

China: Kekuatan Bulutangkis Dunia

China menjadi negara kedua yang paling banyak meraih gelar Thomas Cup dengan total 11 gelar. Tim Negeri Tirai Bambu berhasil memenangkan trofi pada edisi berikut:

  • 1982
  • 1986
  • 1988
  • 1990
  • 2004
  • 2006
  • 2008
  • 2010
  • 2012
  • 2018
  • 2024

Prestasi ini menegaskan posisi China sebagai kekuatan utama dalam dunia bulutangkis. Meskipun tidak sebanyak Indonesia, China tetap menjadi pesaing tangguh dalam setiap edisi Thomas Cup.

Malaysia: Torehan Lima Gelar

Malaysia berada di urutan ketiga dengan lima gelar Thomas Cup. Negara jiran ini berhasil memenangkan trofi pada tahun berikut:

  • 1949
  • 1952
  • 1955
  • 1967
  • 1992

Meski jumlah gelarnya lebih sedikit dibandingkan Indonesia dan China, Malaysia tetap menjadi salah satu negara yang memiliki sejarah panjang dalam ajang ini.

Denmark: Kesuksesan di Tahun 2016

Denmark mencatat sejarah dengan meraih gelar pertamanya pada tahun 2016. Meskipun baru sekali juara, Denmark tergolong konsisten karena telah sembilan kali tampil di final. Delapan dari kesembilan final tersebut berakhir sebagai runner-up, sehingga mereka sering disebut sebagai "juara yang hampir selalu ada".

Jepang: Kemenangan pada 2014

Jepang juga pernah merasakan gelar Thomas Cup pada edisi 2014. Tim Samurai Biru kembali mencapai final pada 2018, namun harus puas di posisi kedua. Meski belum mampu mempertahankan gelar, Jepang tetap menjadi salah satu kekuatan baru dalam bulutangkis dunia.

India: Juara Pertama pada 2022

India melengkapi daftar juara Thomas Cup setelah meraih gelar pertamanya pada 2022. Saat itu, India tampil impresif dengan mengalahkan Indonesia 3-0 di partai final. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi bulutangkis India, yang sebelumnya jarang menembus babak akhir.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan