Nelayan Aceh Timur Dapat Bantuan Alat Tangkap dan Sampan Mesin

Nelayan Aceh Timur Dapat Bantuan Alat Tangkap dan Sampan Mesin

Bantuan untuk Nelayan Aceh Timur Diberikan Secara Bertahap

Sebanyak 85 nelayan di Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Daerah setempat. Bantuan tersebut berupa alat tangkap, jaring hingga sampan mesin yang diberikan dalam rangka meningkatkan kemampuan para nelayan dalam mencari hasil laut.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Gedung Serbaguna Idi Sport Center (ISC) pada Jum'at (26/12/2025). Adapun jenis bantuan yang diserahkan antara lain:

  • Jaring insang dan fiber untuk 54 penerima
  • Coolbox sebanyak 360 unit untuk 12 Panglima Laot Lhok dalam wilayah Aceh Timur
  • 60 unit bantuan sampan mesin untuk nelayan di Aceh Timur

Bupati Aceh Timur menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nelayan dalam menangkap ikan dan memperoleh rezeki lebih maksimal. Ia juga menyampaikan bahwa bantuan ini berasal dari dua sumber, yaitu kementerian dan kabupaten. Ia berharap bantuan tersebut dapat tepat sasaran dan efektif dalam membantu kehidupan para nelayan.

"Kita upayakan agar bantuan tersebut tepat sasaran. Nanti dinas teknis akan melakukan pemantauan terkait penyaluran, dan kita harap dengan adanya bantuan ini nelayan kita bisa meningkatkan tangkapan hasil lautnya," ujar Al-Farlaky.

Bantuan yang diberikan bukan hanya sekali, melainkan akan disalurkan secara bertahap. Ia berkomitmen untuk memberikan bantuan-bantuan lain kepada nelayan demi mendukung pekerjaan mereka di laut.

"Bukan hanya kali ini, akan ada bantuan lainnya nanti yang kita salurkan secara bertahap kepada para nelayan," tambahnya.

Nelayan Mengeluhkan Kerugian Akibat Banjir Bandang

Dalam acara penyerahan bantuan tersebut, para nelayan juga menyampaikan keluhan terkait kerugian yang dialami akibat banjir bandang yang melanda Aceh Timur. Mereka meminta perhatian pemerintah dan bantuan usaha terhadap kerusakan yang mereka alami.

Bupati Al-Farlaky mengatakan bahwa semua keluhan dan masukan para nelayan telah ditampung. Ia sudah memerintahkan dinas terkait, yaitu Dinas Perikanan Aceh Timur, untuk mendata semua kerugian dan kerusakan boat nelayan akibat banjir. Data tersebut akan disampaikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kita sudah meminta untuk pendataan agar ini diserahkan ke pusat," katanya.

Proses Pendataan Telah Dilakukan

Kepala Dinas Perikanan Aceh Timur, Syarifuddin, menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan kali ini telah melalui proses pendataan. Ia menyampaikan bahwa pendataan dilakukan sejak pertengahan 2025 lalu, dengan menghubungi semua Panglima Laot untuk memberikan data nelayan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

"Kita sudah mendata dari pertengahan 2025 kemarin, menghubungi semua Panglima Laot untuk memberi data nelayan, dan perlengkapan yang dibutuhkan, dan alhamdulillah hari ini sudah diserahkan boleh pak Bupati," ujarnya.

Bantuan Diapresiasi Oleh Para Panglima Laot

Penyerahan bantuan tersebut mendapatkan apresiasi tinggi dari para Panglima Laot se-Aceh Timur. Sekretaris Panglima Laot Aceh Timur, Husaini, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi nelayan.

"Alhamdulillah sudah kami terima, ini memang sangat berarti, meskipun bukan bantuan banjir, tapi ini sangat bermanfaat untuk kami, karena setelah bencana. Kemarin banyak nelayan yang hilang boat, rusak boat, banyak alat-alat tangkap terbawa arus, jadi setelah ada bantuan ini merekapun bisa kembali melaut untuk mencari rezeki," ujarnya.

Bantuan tersebut menjadi jalan bagi para nelayan untuk kembali memulai aktivitas mereka di laut lepas, meski dalam kondisi yang masih memprihatinkan akibat dampak banjir bandang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan