
Pengumuman John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Menarik Perhatian Dunia
Pengumuman John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Belanda. Berbagai komentar dan respons muncul, baik dari kalangan penggemar sepak bola maupun netizen.
PSSI mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada hari Sabtu (3/1/2025) melalui laman resmi mereka. Momen ini sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Tanah Air, setelah beberapa spekulasi yang bermunculan selama beberapa waktu terakhir.
Tidak hanya masyarakat dalam negeri, tetapi juga warga asing, khususnya dari kawasan Asia Tenggara hingga Eropa, turut memperhatikan langkah PSSI ini. Salah satu negara yang menaruh perhatian adalah Belanda, tempat asal banyak pemain keturunan yang kini memperkuat Timnas Indonesia.
Publik Belanda tampak antusias dengan sosok penerus Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Media lokal seperti Voetbal Primeur menyebut bahwa Indonesia, yang dipengaruhi budaya Belanda, memiliki daya tarik tersendiri. Namun, respons dari masyarakat Belanda tidak selalu positif.
Beberapa netizen Belanda merasa miris dengan tawaran yang diberikan kepada John Herdman. Mereka bertanya-tanya mengapa pelatih sekaliber Herdman memilih Indonesia dibandingkan negara lain. Salah satu netizen menulis:
"Di negeri Pencak Silat dan Sambal Terasi? Oke," tulis netizen tersebut seperti dikutip dari Voetbal Primeur.
Ia juga menyampaikan bahwa melatih tim nasional sepak bola di Boendoek (sebutan lama untuk Indonesia) tidak memberikan kehormatan yang layak. Netizen ini bahkan menyampaikan perumpamaan bahwa setelah bekerja di Indonesia dan kembali ke negara asal, ia hanya akan merasa menyesal.
"Saya telah menghabiskan empat abad bermain di sana, dan sekarang saya kembali melatih."
"Celana saya benar-benar akan melorot," tulisnya melanjutkan.
Meski ada kritik, sepak bola Indonesia kini memiliki arah baru di tahun 2026 dengan hadirnya pelatih berpengalaman seperti John Herdman. Ia diangkat selama dua tahun oleh PSSI dengan opsi perpanjangan dua tahun, dengan syarat tertentu.
Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Herdman diwajibkan membawa skuad Garuda melaju ke babak perempat final Piala Asia 2027. Selain itu, ia juga akan memimpin timnas U-23.
Menariknya, PSSI menegaskan bahwa John Herdman tidak akan dipecat, terlepas dari pencapaian Timnas Indonesia nanti. Hal ini disampaikan oleh Arya Sinulingga, salah satu anggota Exco PSSI.
Dengan penunjukan ini, sepak bola Indonesia kini menghadapi masa depan yang lebih optimis. Semua pihak berharap John Herdman dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar