Nyaman Digunakan, 7 Tips Cegah Helm Bau Keringat dan Apek

Tips Menghindari Helm Berbau Apek

Helm adalah bagian penting dari perlengkapan berkendara sepeda motor. Selain melindungi kepala dari benturan, helm juga harus nyaman digunakan agar pengemudi dapat fokus dan aman saat berkendara. Namun, salah satu masalah yang sering dihadapi pengguna helm adalah munculnya aroma tidak sedap. Bau ini biasanya disebabkan oleh keringat, kelembapan, dan kurangnya perawatan. Jika tidak ditangani, bau helm bisa semakin parah dan mengganggu kenyamanan serta kesehatan.

Untuk menjaga helm tetap bersih dan segar, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:

1. Bersihkan Bagian Dalam Helm Secara Rutin


Bagian dalam helm, terutama busa dan lapisan kain, mudah menyerap keringat dan minyak dari rambut serta kulit kepala. Idealnya, bagian dalam helm dibersihkan minimal dua minggu sekali, atau lebih sering jika helm digunakan setiap hari. Untuk helm dengan busa yang bisa dilepas, proses pembersihan menjadi lebih mudah. Busa bisa dicuci menggunakan air hangat dan sabun lembut, lalu dibilas hingga bersih. Hindari penggunaan deterjen keras karena bisa merusak bahan dan menimbulkan iritasi kulit.

2. Keringkan Helm dengan Benar


Setelah digunakan, helm sebaiknya tidak langsung disimpan di tempat tertutup. Angin-anginkan helm di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Jika busa dicuci, pastikan benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Jangan mengeringkan helm dengan cara dijemur langsung di bawah sinar matahari terlalu lama karena panas berlebih bisa merusak struktur helm.

3. Gunakan Penutup Kepala


Menggunakan penutup kepala seperti inner helm atau balaclava bisa membantu mencegah keringat dan minyak dari rambut menempel langsung pada helm. Inner helm berfungsi sebagai lapisan tambahan antara kepala dan busa helm. Dengan menggunakan inner helm, keringat dan minyak akan lebih banyak terserap oleh kain inner dibandingkan langsung ke helm. Inner helm juga lebih mudah dicuci dan cepat kering, sehingga kebersihan helm dapat lebih terjaga. Pilih inner helm berbahan yang menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar tetap nyaman digunakan.

4. Semprotkan Antibakteri Khusus Helm


Kini banyak produk perawatan helm yang diformulasikan untuk membunuh bakteri penyebab bau. Semprotan ini biasanya aman untuk bahan helm dan memberikan aroma segar. Penggunaannya pun cukup mudah, yaitu dengan menyemprotkan secara merata ke bagian dalam helm, kemudian membiarkannya kering secara alami. Tetapi, penggunaan cairan ini sebaiknya tetap disertai pembersihan rutin, bukan sebagai pengganti mencuci helm.

5. Simpan Helm di Tempat Kering


Helm sebaiknya disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menyimpan helm di bagasi motor dalam waktu lama, terutama jika helm masih lembap, karena kondisi tersebut sangat mendukung timbulnya bau. Jika terpaksa menyimpan helm di bagasi, pastikan helm sudah kering dan bersih. Penggunaan silica gel atau penyerap kelembapan di dekat helm juga bisa membantu mengurangi kadar lembap.

6. Jaga Kebersihan Rambut dan Kulit Kepala


Rambut yang kotor dan berminyak akan mempercepat timbulnya bau pada helm. Oleh sebab itu, biasakan mencuci rambut secara teratur, terutama setelah berkendara jauh atau berkeringat banyak. Dengan kondisi rambut yang bersih, keringat dan kotoran yang menempel pada bagian dalam helm akan berkurang sehingga helm lebih tahan lama dari bau tidak sedap.

7. Hindari Pakai Helm Bergantian Tanpa Dibersihkan


Helm yang digunakan oleh lebih dari satu orang memiliki risiko bau lebih tinggi karena perbedaan keringat dan kondisi kulit kepala. Apabila helm harus digunakan bergantian seperti saat naik ojek, pastikan untuk membersihkannya terlebih dahulu atau gunakan inner helm pribadi. Langkah ini tak hanya mencegah bau, namun juga menjaga kebersihan dan kesehatan pengguna.

Dengan melakukan cara-cara tersebut di atas, helm kesayanganmu akan tetap segar, nyaman dipakai, dan lebih awet, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan serta aman.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan