OTT Bupati Lampung Tengah: Ardito Wijaya Diciduk Usai Hadiri Hakordia dalam 9 Bulan Jabatan

Bupati Lampung Tengah Terjaring OTT KPK

Di penghujung tahun 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya. Kejadian ini terjadi pada Rabu (10/12/2025), setelah sebelumnya Ardito sempat menghadiri acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Nuwo Balak Gunungsugih, Selasa (9/12/2025). Hal ini membuat banyak pihak terkejut karena Ardito baru saja menjabat sebagai bupati selama sembilan bulan.

Ardito Wijaya dilantik menjadi Bupati Lampung Tengah oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025. Ia dilantik bersama Wakil Bupati, I Komang Koheri. Pasangan tersebut memenangkan Pilkada Lampung Tengah pada 27 November 2024. Dalam pemilihan tersebut, Ardito dan I Komang Koheri meraih 369.974 suara atau 63,71 persen dari total suara yang diberikan masyarakat. Mereka didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sebelumnya, Ardito Wijaya adalah Wakil Bupati Lampung Tengah, sedangkan Musa Ahmad menjabat sebagai Bupati. Namun dalam Pilkada 2024, mereka berdua maju sebagai calon kepala daerah. Hasil pemilihan mengubah posisi Ardito menjadi Bupati untuk periode 2025-2030. Namun, belum genap satu tahun menjabat, Ardito terjaring OTT KPK.

Operasi Senyap KPK

Operasi senyap KPK yang menangkap Ardito Wijaya juga menyebabkan penangkapan beberapa pihak lain, termasuk anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah. Dugaan sementara mengarah pada tindak pidana korupsi berupa suap terkait pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Pimpinan KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengkonfirmasi bahwa penangkapan ini benar adanya. Saat ini, para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di KPK. Sesuai ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam pasca-penangkapan untuk melakukan gelar perkara dan menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Pesan Penting di Acara Anti Korupsi

Sebelum ditangkap, Ardito Wijaya hadir dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Nuwo Balak Gunungsugih. Dalam acara tersebut, ia memberikan pesan penting tentang pentingnya kerja ikhlas, jujur, dan penuh tanggung jawab dalam pelayanan publik. "Tentunya, sesuatu yang baik harus dimulai dengan keikhlasan dan kejujuran dalam bekerja. Sehingga, pelayanan akan terlaksana secara maksimal," ujarnya.

Bantah Kabur Saat OTT

Setelah penangkapan, muncul kabar bahwa Ardito Wijaya sempat dikabarkan menghilang saat OTT. Namun, ia membantah hal tersebut. "Selama ini kabur ke mana?" tanya awak media. "Di rumah aja," jawab Ardito singkat. Ia juga sempat menyapa wartawan dan mengabarkan kondisinya. "Alhamdulillah sehat. Boleh numpang lewat," ujarnya sambil berjalan menuju ruang pemeriksaan.

Status Hukum Bupati Ardito Wijaya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan mengumumkan secara resmi status hukum Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, pada hari ini, Kamis (11/12/2025). Pengumuman ini dilakukan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar tim penindakan di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan bahwa nasib Ardito Wijaya beserta empat orang lainnya yang turut diamankan akan disampaikan ke publik setelah pemeriksaan intensif 1x24 jam rampung. "Kronologi dan konstruksi perkara secara lengkap akan kami sampaikan dalam konferensi pers, besok pada Kamis (11/12)," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/12/2025).

Budi menjelaskan bahwa operasi senyap tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di Jakarta dan Lampung sejak Selasa (9/12/2025). Kegiatan tersebut kemudian berlanjut pada tindakan tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi pada Rabu (10/12/2025), tim mengamankan total lima orang dan dibawa ke gedung Merah Putih KPK, Jakarta. "Saat ini tim masih melakukan pemeriksaan intensif kepada para pihak yang diamankan tersebut, salah satunya Bupati Lampung Tengah," ujar Budi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan