Pagar Rp11 miliar berdiri kokoh di Liga 1 Persija Jakarta vs Persijap Jepara, Macan Kemayoran mengau

Pagar Rp11 miliar berdiri kokoh di Liga 1 Persija Jakarta vs Persijap Jepara, Macan Kemayoran mengaung kencang

LINTAS GUNUNGKIDUL -- Persija Jakarta kembali menunjukkan tajinya di kandang sendiri. Dalam laga Persija Jakarta vs Persijap Jepara yang digelar Sabtu (3/1/2026) pukul 15.30 WIB, Macan Kemayoran menang meyakinkan 2-0.

Kemenangan ini tak lepas dari solidnya lini belakang Persija yang dijuluki sebagai pagar senilai Rp11 miliar, merujuk pada nilai pasar sang kapten, Rizky Ridho Ramadhani.

Sejak awal pertandingan, Persija tampil dominan. Statistik babak pertama mencatat 64 persen penguasaan bola dan delapan tendangan sudut, sementara Persijap Jepara tak mampu melepaskan satu pun tembakan.

Meski demikian, rapatnya pertahanan tim tamu membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan Persija semakin intens. Duet Rizky Ridho dan Thales di jantung pertahanan bukan hanya solid dalam bertahan, tetapi juga efektif dalam membangun serangan dari lini belakang.

Persijap Jepara benar-benar dibuat frustrasi, bahkan hingga akhir laga tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-61. Abdulmanan mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan assist matang dari Sjahbandi. Gol ini menjadi momentum bagi Persija untuk semakin mendominasi jalannya laga.

Keunggulan Persija bertambah di menit ke-79. Kali ini Warman mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan terukur dari Gustavo Franca. Gol kedua tersebut sekaligus memastikan kemenangan Persija Jakarta dengan skor 2-0.

Statistik babak kedua semakin menegaskan dominasi tuan rumah. Persija mencatatkan 9 total tembakan dengan 3 mengarah ke gawang, sementara Persijap kembali nihil peluang.

Disiplin lini belakang yang dikomandoi Rizky Ridho membuat Persijap tak berkutik sepanjang pertandingan.

Rizky Ridho sendiri tampil sebagai kapten. Bek berusia 24 tahun itu memiliki nilai pasar Rp11,30 miliar dan kontrak jangka panjang hingga 2028.

Performanya dalam laga ini memperlihatkan mengapa ia menjadi salah satu bek lokal paling berharga di Liga Indonesia.

Tak hanya kokoh dalam duel, Ridho juga tenang dalam membaca permainan dan memimpin rekan-rekannya.***

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan