Paling Dicari: Gaya Prabowo Mengatasi Bencana Sumatera dan Fakta Kecelakaan Mobil MBG

Peristiwa Menarik yang Ramai Dibicarakan Akhir Pekan Ini

Akhir pekan ini, berbagai peristiwa menarik mendapat perhatian publik. Berita-berita terpopuler yang menjadi topik utama meliputi insiden mobil MBG yang menabrak siswa SDN Kalibaru, kritikan terhadap gaya Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi bencana banjir di Sumatera, serta pujian Prabowo terhadap Bupati Aceh Tamiang.

Fakta-Fakta Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa SDN Kalibaru

Pada Kamis pagi, 11 Desember 2025, sebuah mobil MBG menabrak sejumlah siswa di SD Negeri 01 Kalibaru Cilincing, Jakarta Utara. Mobil tersebut digunakan untuk mengantarkan paket makanan gratis dari satuan pelayanan pemenuhan gizi setempat ke sekolah-sekolah di sekitar area dapur.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa mobil MBG tersebut biasanya rutin datang ke SDN 01 Kalibaru untuk mengantarkan makanan gratis. Namun, pada saat kejadian, sopir yang bertugas berbeda dari biasanya. "Sopir pengganti," ujar dia.

Sopir pengganti ini diketahui bekerja untuk yayasan yang memiliki dua dapur MBG, yaitu SPPG Kalibaru dan SPPG Walangsari. Yayasan tersebut memiliki dua sopir tetap dan satu sopir pengganti dengan inisial AI.

Pakar Hukum Kritik Gaya Prabowo Atasi Bencana Sumatera

Dosen Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia, Jentera Bivitri Susanti, mengkritik cara Presiden Prabowo Subianto mengatasi bencana di Sumatera pada akhir November lalu. Menurut Bivitri, tindakan dan keputusan yang diambil oleh Presiden masih terkesan formalitas semata.

Menurutnya, tiga kali kunjungan Prabowo ke lokasi bencana tidak memberikan instruksi yang signifikan agar penderitaan para korban segera diakhiri. Ia menilai bahwa dalam beberapa kunjungan tersebut, Prabowo lebih fokus pada pencitraan daripada solusi nyata.

Pada kunjungan pertama, 1 Desember lalu, misalnya, Prabowo berbicara tentang pemberantasan korupsi di hadapan warga, alih-alih fokus pada masalah yang mereka hadapi. Bahkan, ia menyebut kondisi banjir dan longsor saat itu sudah membaik.

Pada kunjungan kedua, 7 Desember lalu, Bivitri mengatakan bahwa Prabowo masih menggunakan cara-cara yang kurang efektif untuk menarik perhatian publik, seperti mencicipi menu makanan yang disajikan untuk pengungsi. "Karena dia (Prabowo) ke sana tuh ngomong-ngomong saja. Lalu makan ikan tongkol. Jadi performatif lagi jadinya, kan," kata dia.

Penyebab Prabowo Puji Bupati Aceh Tamiang

Pada Jumat, 12 Desember 2025, Presiden Prabowo Subianto memuji Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi saat mengunjungi pengungsi korban banjir Sumatera di Desa Sukajadi, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh.

Prabowo memuji karena ada pensiunan polisi bintang dua yang mau menjadi bupati. "Yang saya hormati, Bapak Gubernur Pak Mualem, Pak Muzakir Manaf. Pak Bupati Pak Fahmi, Armia Fahmi. Anda Irjen polisi? Bintang dua?" tanya Prabowo saat sambutan, seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Fahmi membenarkan dirinya adalah pensiunan Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal. "Ya (Pak)," jawab Fahmi, mengangguk.

"Bintang dua mau jadi bupati, hebat sekali kau," lanjut Prabowo.

Prabowo kembali bertanya apakah ada jenderal polisi bintang dua lain yang juga menjadi kepala daerah di wilayah lain. Fahmi menjawab bahwa ia menjadi satu-satunya bupati dengan pangkat jenderal bintang dua.

"You satu-satunya? You hebat. Terima kasih, you mau mengabdi kepada rakyat. Terima kasih," jelas Prabowo.

Kesimpulan

Berbagai peristiwa yang terjadi akhir pekan ini menunjukkan betapa pentingnya tanggung jawab dan kesadaran akan kepentingan publik. Mulai dari insiden mobil MBG hingga kritikan terhadap gaya kepemimpinan, semua ini menjadi renungan bagi para pemimpin dan pengambil kebijakan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan