
Laporan Wartawan nurulamin.pro, Eki Yulianto
nurulamin.pro, CIREBON - El Clasico Indonesia tak hanya menyala di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Jauh dari rumput hijau, panasnya rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta nyaris meledak di jantung Kota Cirebon, tepatnya di kawasan Grage City Mall (GCM), Minggu (11/1/2026) petang.
Kerumunan yang awalnya larut dalam euforia nonton bareng mendadak berubah tegang.
Saat rombongan suporter Viking melintas di sekitar lokasi nobar yang dipadati ribuan Jak Mania, suasana langsung memanas.
Dari atas Jalan Layang Pegambiran, sejumlah benda dilaporkan dilemparkan.
Dalam hitungan detik, massa Jak Mania keluar dari area nobar dan berusaha mengejar rombongan yang melintas.
Riuh teriakan, derap langkah tergesa dan gerak massa yang berlarian menciptakan pemandangan yang jauh dari kata damai.
Beberapa orang terlihat membawa benda panjang seperti tongkat atau bambu.
Video amatir warga yang beredar di berbagai grup WhatsApp memperlihatkan kerumunan laki-laki muda berhamburan di jalanan, sebagian saling berteriak, sebagian lain berupaya menahan agar situasi tak makin memburuk.
Di tengah situasi yang kian tak terkendali, aparat kepolisian Polres Cirebon Kota bergerak cepat.
Barisan petugas membentuk sekat, memukul mundur massa dan melakukan penyisiran di jalur-jalur yang dilintasi kedua kelompok suporter.
Upaya itu menjadi kunci, di mana potensi bentrokan terbuka berhasil diredam sebelum benar-benar pecah.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, yang turun langsung ke lokasi menegaskan, bahwa sejak awal pihaknya sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk.
“Pada sore ini kami melaksanakan pengamanan terhadap kegiatan nonton bersama Persib dan Persija. Perlu kami sampaikan, sejak awal kegiatan ini tidak mengantongi izin resmi. Namun karena adanya euforia suporter di jalan, kami mengantisipasi potensi provokasi dan benturan antarpendukung,” ujar Eko saat diwawancarai media, Minggu (11/1/2026) malam.
Ia menegaskan, kepolisian tidak menghendaki adanya bentrokan antarsuporter dan telah menyiagakan personel hingga malam hari.
“Alhamdulillah, situasi berjalan kondusif dan massa membubarkan diri,” ucapnya.
Kapolres juga membenarkan, bahwa ketegangan memang sempat terjadi.
Menurutnya, jumlah massa yang besar dan adanya potensi provokasi menjadi fokus utama pengamanan di lapangan.
“Memang sempat terjadi ketegangan karena banyaknya massa dan potensi provokasi. Itu yang menjadi perhatian kami,” ujar dia.
Selain pengamanan di titik nobar, polisi melakukan penyisiran di sepanjang jalur yang dilintasi kedua kelompok suporter untuk mencegah bentrokan lanjutan.
Ribuan Jak Mania mengikuti kegiatan nonton bareng laga Persib vs Persija di Grage City Mall, Cirebon.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026), itu berakhir dengan skor 1–0 untuk kemenangan Persib Bandung.
Gol cepat dicetak Beckham Putra pada menit kelima setelah memanfaatkan bola liar di kotak penalti Persija.
Kemenangan tersebut membuat Persib ke puncak klasemen Super League musim 2025/2026.
Meski Persija harus mengakui kekalahan, secara umum kegiatan nobar berlangsung aman hingga laga usai.
Namun, tensi tinggi El Clasico Indonesia yang selalu identik dengan rivalitas tajam menjadi latar emosi yang kemudian nyaris tumpah di jalanan Cirebon pada petang hari.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar