
Pemkab Sampang Perkuat Budaya dan Digitalisasi Melalui Panggung Budaya Madura 2025
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mempercepat transformasi digital melalui gelaran Panggung Budaya Madura Tahun 2025. Acara yang digelar pada Jumat (12/12/2025) malam ini menjadi momen penting yang menggabungkan antara kekayaan seni tradisional dengan visi pembangunan daerah yang berbasis teknologi.
Panggung Budaya Madura 2025 bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga simbol nyata dari upaya Pemkab Sampang dalam menjaga warisan leluhur sambil bersiap menghadapi era digital. Ribuan masyarakat hadir memadati lokasi acara, menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusias. Seniman, budayawan, komunitas kreatif, serta para pejabat daerah turut meramaikan perhelatan ini, yang dipenuhi oleh kesenian khas Madura dan konsep pembangunan yang visioner.
Selain sebagai wadah untuk menampilkan seni budaya, acara ini juga menjadi momen peluncuran dua inisiatif strategis Pemkab Sampang, yaitu layanan internet Trunojoyo Net dan logo baru PDAM Trunojoyo. Kedua langkah ini diharapkan mampu memperkuat infrastruktur digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi atau akrab disapa Aba Idi, membuka acara dengan penuh optimisme. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa budaya merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa Sampang memiliki posisi strategis sebagai episentrum budaya Madura, dan kekayaan seni serta tradisi yang hidup di tengah masyarakat harus terus dirawat dan dikembangkan.
"Panggung Budaya Madura bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata kepemimpinan daerah yang mampu menyatukan unsur pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni dalam satu visi besar," ujarnya.
Menurut Bupati, budaya harus diperkuat sebagai kekuatan ekonomi. Ketika seni, pariwisata, dan ekonomi kreatif bergerak bersama, maka kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat.
Di tengah kemeriahan acara, Pemkab Sampang secara resmi meluncurkan Trunojoyo Net, layanan internet yang bertujuan memperkuat infrastruktur digital daerah. Program ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, pendidikan, serta akses informasi bagi masyarakat.
"Trunojoyo Net adalah langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sampang untuk mempercepat transformasi digital dan menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi," ujar Bupati.
Tidak berhenti di situ, acara juga ditandai dengan peluncuran logo baru PDAM Trunojoyo. Identitas baru ini merefleksikan semangat pembaruan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan air bersih yang andal dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
"Logo ini bukan sekadar simbol, tetapi komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Trunojoyo bagi seluruh masyarakat Sampang," tambah Bupati.
Rangkaian acara semakin semarak dengan suguhan seni budaya Madura, mulai dari musik tradisional, tarian khas daerah, hingga kolaborasi kreatif modern yang memikat penonton. Panggung Budaya Madura 2025 menjadi ruang ekspresi, kebanggaan, sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai luhur budaya Madura.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut. Ia menekankan bahwa momentum ini menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan, Sampang mampu bergerak maju, berakar kuat pada budaya, sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar