
nurulamin.pro, BATULICIN – Pemkab Tanahbumbu mulai menyiapkan puluhan kios kayu di Jalan Anang Panangahan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Kusan Hilir, Kalimantan Selatan.
Pembangunan kios ini diperuntukkan sebagai tempat penampungan sementara (relokasi) bagi para pedagang Pasar Raya Bumi Pangeran.
Langkah relokasi diambil menyusul kondisi bangunan utama Pasar Raya Bumi Pangeran yang kini dalam kondisi rusak berat.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan terjadi di hampir seluruh bagian gedung, mulai dari lantai keramik yang pecah hingga kebocoran plafon yang merata.
Ketua Asosiasi Pedagang Kain Pasar Raya Bumi Pangeran, Muslim, menyatakan bahwa lokasi sementara ini dinilai lebih strategis dan representatif dibandingkan rencana lokasi sebelumnya.
"Di tempat baru ini, rencananya akan kami tempati setelah lebaran Idul Fitri 2026 mendatang. Meskipun arahan pemerintah meminta secepatnya, kami memerlukan waktu untuk mempersiapkan modal perpindahan," ujar Muslim, Minggu (11/1/2026).
Dalam penataan di lahan sementara tersebut, terdapat pembagian ukuran lapak berdasarkan jenis komoditas.
Pedagang kain rencananya mendapatkan ruang berukuran 2,5 meter × 2,5 meter, sedangkan pedagang beras mendapatkan ukuran 2 meter × 2 meter.
Mengingat luas lahan yang terbatas, sebagian pedagang lainnya akan ditempatkan di area belakang pasar yang ada saat ini.
Kondisi Pasar Raya Bumi Pangeran sendiri memang sudah tidak ideal untuk aktivitas ekonomi.
Lantai tiga gedung yang seharusnya produktif kini terbengkalai dan sering disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk aktivitas negatif, seperti mabuk-mabukan dan penyalahgunaan lem.
Melalui relokasi sementara ini, diharapkan para pedagang dapat bertransaksi dengan lebih aman dan nyaman sembari menunggu langkah perbaikan atau pembangunan ulang gedung pasar secara permanen oleh pemerintah daerah.
(nurulamin.pro/Muhammad Fikri Syahrin)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar