
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Aceh pada hari Jumat, yang menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kondisi para penyintas bencana tetap terpenuhi. Dalam situasi pemulihan yang kompleks, Presiden kembali hadir di posko pengungsian Aceh Tamiang untuk mendengarkan langsung keluhan warga dan memberikan jaminan bahwa negara terus bekerja menangani setiap kendala di lapangan.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengakui bahwa proses pemulihan pasokan listrik masih berjalan lambat. Ia menyampaikan permintaan maaf apabila ada kebutuhan pengungsi yang belum terpenuhi secara maksimal. Menurutnya, medan yang berat dan kerusakan infrastruktur membuat proses pemulihan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah terus bergerak bersama dengan kementerian, pemerintah daerah, dan lembaga terkait. Ia menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar percepatan pemulihan dapat berjalan lebih efektif. Tujuan utama pemerintah saat ini adalah memastikan warga dapat kembali pulih, kembali ke rumah, dan hidup normal pascabencana.
Kondisi Listrik Pasca Banjir Bandang
Banjir bandang yang melanda Aceh sejak akhir November 2025 mengakibatkan kerusakan besar pada jaringan listrik. Kementerian ESDM melaporkan bahwa hingga 11 Desember 2025, tingkat pemulihan baru mencapai 36 persen. Beberapa daerah seperti Aceh Tamiang dan Aceh Utara masih mengalami kesulitan berat, bahkan beberapa desa masih gelap total.
Sebagai akibat dari keterbatasan pasokan, pemadaman bergilir diterapkan di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk melindungi kestabilan sistem listrik. Kerusakan pada lima tower SUTT 150 kV dan tujuh tower lainnya menjadi kendala utama. Banjir dan tanah bergeser membuat struktur menara ambruk, dan akses menuju titik perbaikan ikut tertutup.
PLN melalui pernyataan resmi yang disampaikan Direktur Utama Darmawan Prasodjo bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan permohonan maaf kepada warga Aceh atas gangguan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tim di lapangan bekerja siang malam untuk memperbaiki tower, memastikan mesin bekerja, dan menghidupkan kembali aliran listrik.
Komitmen Pemerintah untuk Warga Aceh
Dalam peninjauan itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendampingi masyarakat sampai semua kebutuhan dasar terpenuhi. Ia berharap warga tetap kuat menghadapi masa sulit ini dan percaya bahwa kebersamaan adalah kunci agar Aceh dapat bangkit kembali.
Pemerintah terus berupaya keras untuk mempercepat proses pemulihan, baik dalam hal infrastruktur maupun kebutuhan pokok masyarakat. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait, diharapkan kondisi Aceh dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar