PB GEMUSBA 2026 Dilantik di Kedaton Ternate, Sarbin Sehe Tekankan Peran Strategis Pemuda

PB GEMUSBA 2026 Dilantik di Kedaton Ternate, Sarbin Sehe Tekankan Peran Strategis Pemuda

Momentum Bersejarah dalam Pelantikan Generasi Muda Sultan Baabullah

Bumi Moloku Kie Raha kembali mencatatkan momen bersejarah. Pada Senin (5/1/2026) malam, di Pendopo Bala, Kedaton Kesultanan Ternate, Pengurus Besar (Dodego Lamo) Generasi Muda Sultan Baabullah (GEMUSBA) masa bakti 2026 resmi dilantik. Acara pelantikan yang bertajuk "Sinergi Adat dan Kepemimpinan Muda Sebagai Mercusuar Peradaban" menjadi tonggak penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1968.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: Skep/GEMUSBA/DL/I/2026/001. Dalam SK tersebut, Ismuulsujud ditetapkan sebagai Ketua Umum GEMUSBA. Penetapan ini diketahui langsung oleh Dewan Pembina GEMUSBA, yaitu Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Sjah.

Wakil Gubernur Maluku Utara (Wagub), Sarbin Sehe, menekankan bahwa masa depan daerah sepenuhnya berada di tangan generasi muda yang memiliki kapasitas SDM yang mumpuni. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menyediakan ruang kreativitas dan pengabdian bagi para pemuda. Oleh karena itu, ia mengajak pengurus GEMUSBA untuk tidak sekadar menjadi saksi sejarah, melainkan aktor aktif dalam pembangunan.

"Generasi muda adalah pemilik masa depan Indonesia dan Maluku Utara. Kami mendorong anak muda untuk terus meningkatkan pendidikan dan keterampilan agar siap menghadapi persaingan global, termasuk dalam mengawal pelestarian lingkungan hidup serta memperjuangkan hak-hak adat," tegasnya.

Selain fokus pada pengembangan kapasitas, ia menyoroti pentingnya menjaga fondasi karakter melalui nilai-nilai leluhur. Tak lupa, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menggerus identitas budaya.

"Nilai kebangsaan, adat, dan agama harus berjalan beriringan. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan leluhur dan tanah adat dengan semangat 'Marimoi Ngone Futuru' (Bersatu Kita Kuat)," ungkapnya.

Ia berpesan agar GEMUSBA mampu menjaga iklim demokrasi yang sehat di Malut dengan mengedepankan toleransi dan persatuan, bukan sekadar terjebak dalam politik praktis yang memecah belah.

Senada dengan hal tersebut, Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah, dalam sambutan singkatnya memberikan pesan kuat agar GEMUSBA tetap pada garis perjuangan non-politik praktis. Ia berharap para pemuda mampu "bertempur secara intelektual" dengan bekal pendidikan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Maluku Utara.

Sementara itu, Ketua Umum GEMUSBA, Ismuulsujud, dalam laporannya menyampaikan bahwa organisasi yang didirikan oleh almarhum Sultan Mudaffar Sjah itu, mengemban misi besar untuk menjaga martabat kesultanan.

"Adat bukanlah penghalang kemajuan, melainkan etika dasar bagi lahirnya pemimpin muda yang berkarakter dan berintegritas," ucapnya.

Visi dan Misi GEMUSBA

GEMUSBA memiliki visi untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan luas. Organisasi ini berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai adat, agama, dan kebangsaan dalam setiap langkah yang diambil. Selain itu, GEMUSBA juga berupaya memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya.

Beberapa program utama yang akan dijalankan oleh GEMUSBA antara lain:

  • Pengembangan Kapasitas Pemuda: Melalui pelatihan dan workshop yang fokus pada keterampilan kepemimpinan, manajemen proyek, dan inovasi.
  • Pelestarian Budaya: Mengadakan kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai leluhur.
  • Partisipasi Politik yang Konstruktif: Mendorong pemuda untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi dengan cara yang sehat dan damai.

Komentar dari Tokoh dan Masyarakat

Tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat turut memberikan dukungan kepada GEMUSBA. Mereka menilai bahwa organisasi ini memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan positif di Maluku Utara. Beberapa pihak juga berharap GEMUSBA dapat menjadi contoh dalam menjaga harmoni antara adat dan modernitas.

Tantangan dan Harapan

Meski memiliki banyak harapan, GEMUSBA juga menghadapi tantangan. Salah satu tantangan utamanya adalah menjaga konsistensi dalam menjalankan misi organisasi, terutama dalam menghadapi dinamika politik dan sosial yang terus berkembang. Namun, dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, GEMUSBA diharapkan mampu mengatasi tantangan tersebut dan menjadi organisasi yang berkontribusi nyata bagi masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan