PBNU Gus Yahya gelar rapat pleno hari ini, kubu Miftach hadiri acara kemarin

PBNU Gus Yahya gelar rapat pleno hari ini, kubu Miftach hadiri acara kemarin

PBNU Kubu Gus Yahya Akan Gelar Rapat Pleno Hari Ini

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kubu KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya akan menggelar rapat pleno pada hari ini, Kamis (11/12/2025). Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PBNU kubu Gus Yahya, KH Amin Said Husni. Ia menjelaskan bahwa rapat pleno tersebut bukanlah tiba-tiba, karena sudah direncanakan sejak lama.

"Betul (digelar hari ini). Rapat Pleno besok itu sudah direncanakan sejak lama. Karena memang ada kewajiban, PBNU harus menyelenggarakan Rapat Pleno selambat-lambatnya setiap 6 bulan sekali," ujar Amin saat dihubungi.

Meski begitu, ia belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai lokasi dan jam pelaksanaan rapat pleno tersebut. Namun, Amin menegaskan bahwa dalam rapat pleno tersebut akan dibahas beberapa hal penting, seperti evaluasi program, konsolidasi organisasi, dan penanggulangan bencana.

"Agendanya membahas evaluasi program, konsolidasi organisasi, dan penanggulangan bencana. Surat undangan sudah terkirim tanggal 4 Desember minggu lalu," tambahnya.

Struktur Organisasi PBNU

Dalam struktur organisasi PBNU, terdapat dua badan utama, yaitu Syuriyah dan Tanfidziyah. Berikut adalah jajaran pengurus PBNU kubu Gus Yahya:

Syuriyah: - KH A Muadz Thohir
- KH Akhmad Said Asrori
- KH Nurul Yaqin Ishaq
- KH Aunullah A'la Habib

Syuriyah merupakan pimpinan tertinggi dan badan pengarah, pembina, serta pengawas dalam organisasi NU, setara dengan badan legislatif/yudikatif yang menjalankan kebijakan organisasi dan dipimpin oleh Rais 'Aam.

Tanfidziyah: - KH Masyhuri Malik
- H Amin Said Husni
- H Ahmad Suaedy
- H Rumadi Ahmad
- H Ulil Abshar Abdalla
- KH Miftah Faqih
- M Najib Azca
- H Hasanuddin Ali
- H Mohamad Syafi' Alielha
- H Nuruzzaman

Tanfidziyah adalah badan pelaksana harian dalam struktur organisasi NU yang bertugas melaksanakan keputusan-keputusan organisasi, dipimpin oleh Ketua Umum dan dibantu oleh pengurus harian lainnya seperti wakil ketua, sekretaris, dan bendahara.

Kubu Rais Aaam Menggelar Rapat Pleno Sebelumnya

Sebelumnya, kubu Rais Aaam KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftach) juga telah menggelar rapat pleno pada Selasa (9/12/2025) di Hotel Sultan Jakarta. Dalam rapat tersebut, mereka memutuskan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj (Pejabat) Ketua Umum PBNU menggantikan Gus Yahya.

Gus Yahya menyampaikan bahwa pleno yang digelar pada malam hari tersebut tidak dapat diakui karena merupakan kelanjutan dari proses yang keliru sejak awal. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak sah secara konstitusional.

“Ya tidak akan kita bahas panjang-panjang juga ya, karena sebetulnya secara aturan ya tidak bisa dianggap ada, karena memang pertama itu dinyatakan sebagai kelanjutan dari sesuatu yang tidak konstitusional, yang tidak sah, makanya dia menjadi tidak sah dan juga prosedur serta mekanismenya juga tidak sesuai dengan tatanan yang ada,” ujar Gus Yahya di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Sementara itu, Rais Syuriyah PBNU, Prof Mohammad Nuh, menegaskan bahwa rapat pleno tersebut melampaui batas minimal kehadiran yang dipersyaratkan. Menurutnya, kuorum dalam rapat pleno harus mencapai 50 persen plus satu. Dalam rapat tersebut, jumlah peserta melebihi ambang batas tersebut.

“Kalau kuorum, ya kuorum itu di AD/ART-nya jelas sudah. Pleno itu 50 persen plus satu. Kalau 50 persen plus satu tidak terpenuhi, maka ditunda 30 menit. Nah, alhamdulillah kita nggak pakai tunda karena dari awal sudah melebihi dari 50 plus satu, yaitu 55,39,” ujar Nuh dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Lebih lanjut, Nuh menambahkan bahwa seluruh data kehadiran sudah tercatat resmi. Ada sejumlah pengurus PBNU yang hadir dalam rapat pleno tersebut.

Struktur Organisasi Kubu Kiai Miftach

Berikut adalah jajaran pengurus PBNU kubu KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftach):

Syuriyah: - KH Anwar Iskandar
- KH Afifuddin Muhajir
- KH Ahmad Tajul Mafakhir
- Prof M Nuh
- Prof Asrorun Ni'am Sholeh
- KH Cholil Nafis
- KH Abdul Moqsith Ghazali
- KH Sarmidi Husna

Tanfidziyah: - H Saifullah Yusuf
- H Gudfan Arif
- KH Zulfa Mustofa
- Prof M Mukri
- H Umarsyah
- H Abdullah Latopada
- H Choirul Sholeh Rasyid
- H Suleman Tanjung
- H Imron Rosyadi Hamid
- KH Ahmad Fahrurrozi

Latar Belakang Konflik PBNU

Konflik PBNU berawal dari Risalah Rapat Harian Syuriyah pada 20 November 2025 yang meminta Gus Yahya mundur. Surat edaran Syuriyah menyebut jabatan Ketua Umum PBNU yang masih dijabat Gus Yahya otomatis berakhir pada 26 November 2025.

Rapat pleno PBNU pada 9 Desember 2025, Rais Syuriyah M. Nuh menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum hingga Muktamar 2026. Gus Yahya sempat melawan keputusan Syuriyah dan menegaskan masih sah sebagai Ketum.

Forum Kiai Nyai Muda NU (FKNM NU) mendesak rekonsiliasi lewat musyawarah terbuka agar NU tetap fokus pada khidmah sosial.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan