PCNU Bulukumba Tetap Berjalan Normal di Tengah Perubahan PBNU

PCNU Bulukumba Tetap Berjalan Normal di Tengah Perubahan PBNU

Dinamika Internal PBNU Tidak Pengaruhi Kinerja PCNU Bulukumba

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menegaskan bahwa dinamika yang terjadi di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak memengaruhi jalannya organisasi di daerah. Ketua PCNU Bulukumba, Hakim Bohari, mengatakan bahwa seluruh program dan manajemen organisasi tetap berjalan normal, baik secara formal maupun kultural.

Insyaallah persoalan itu akan selesai dengan baik. Dalam sejarahnya, NU tidak pernah pecah meski sesekali terjadi perbedaan pandangan di internal. Kemaslahatan umat jauh lebih penting, ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Sebelumnya, KH Zulfa Mustofa resmi ditetapkan sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU menggantikan Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno yang dihadiri Mustasyar, Awan, Syuriyah, Tanfidziyah, serta seluruh pimpinan lembaga dan badan otonom PBNU. Dalam kepengurusan sebelumnya, Zulfa menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Tanfidziyah PBNU. Ia akan menjalankan tugas sebagai Pj Ketua Umum hingga pelaksanaan Muktamar NU 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Profil Singkat KH Zulfa Mustofa

KH Zulfa Mustofa lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1977. Ia merupakan putra KH Muqarrabin dan Marhumah Latifah. Ibunya adalah putri Nyai Hajjah Maimunah, yang juga merupakan ibu dari Wakil Presiden ke-13 RI, KH Maruf Amin. Dengan demikian, Zulfa adalah keponakan Maruf Amin.

Zulfa menempuh pendidikan dasar di SD Al-Jihad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum melanjutkan pendidikan di Pekalongan. Tingkat tsanawiyah ia jalani di MTs Salafiyah Simbangkulon, Pekalongan, lalu pindah ke Kajen, Margoyoso, Pati, untuk melanjutkan pendidikan pesantren.

Selama berkiprah di PBNU, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis. PCNU Bulukumba menegaskan tetap mengikuti kebijakan dan ketentuan yang ditetapkan PBNU pusat.

Peran PBNU dalam Kehidupan Berorganisasi

PBNU memiliki peran penting dalam memimpin dan mengarahkan seluruh cabang NU di berbagai daerah. Meskipun terjadi perubahan kepemimpinan, organisasi ini tetap menjaga stabilitas dan konsistensi dalam menjalankan misinya. PCNU Bulukumba menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan yang diambil oleh PBNU pusat.

Beberapa hal yang menjadi fokus PBNU antara lain:

  • Penguatan kultur dan nilai-nilai keislaman dalam masyarakat
  • Peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia
  • Penguatan ekonomi dan kesejahteraan umat melalui program-program yang sudah ada

Dengan adanya perubahan kepemimpinan, PBNU tetap berkomitmen untuk menjaga harmoni dan persatuan di dalam tubuh organisasi. Hal ini dilakukan melalui dialog dan komunikasi yang terbuka antara berbagai tingkatan pengurus.

Keberlanjutan Program dan Aktivitas NU

Selain menjaga stabilitas organisasi, PCNU Bulukumba juga terus melanjutkan berbagai program dan aktivitas yang telah direncanakan. Beberapa contohnya adalah:

  • Pelaksanaan acara keagamaan dan budaya
  • Pelatihan dan pendidikan bagi anggota dan masyarakat
  • Kegiatan sosial dan kemanusiaan

Dengan tetap menjalankan program-program tersebut, PCNU Bulukumba menunjukkan bahwa dinamika di tingkat pusat tidak mengganggu kinerja dan kegiatan di tingkat bawah.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, dinamika yang terjadi di PBNU tidak memengaruhi jalannya organisasi di tingkat daerah. PCNU Bulukumba tetap berkomitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Dengan adanya perubahan kepemimpinan, PBNU tetap menjaga harmoni dan persatuan dalam organisasi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan