
Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon
Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan anak politisi PKS, M (9 tahun), yang terjadi di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, Banten. Pelaku yang diketahui bernama HA (30) diringkus di wilayah Ciwedus, Cilegon, Banten. Kejadian ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat dan pihak berwajib setempat.
HA dikenal sebagai spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) yang mengincar rumah-rumah kosong. Ia juga memiliki kebiasaan untuk mencuri rumah-rumah mewah. Dalam aksinya, HA sering kali bekerja sendirian tanpa bantuan orang lain. Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menjelaskan bahwa pelaku memiliki modus khusus dalam melakukan tindakan kriminalnya.
Aksi Pencurian yang Berujung pada Pembunuhan
Pada saat beraksi di TKP kedua, HA kepergok oleh asisten rumah tangga (ART) dan sempat panik. Saat itu, pelaku mencoba melarikan diri namun terpeleset dan terjebak di dalam rumah. Hal ini memicu reaksi cepat dari warga sekitar dan pihak kepolisian.
Korban, M, adalah anak dari Maman Suherman, seorang politisi PKS di Kota Serang. Pembunuhan terjadi di rumah korban pada Selasa (16/12/2025). Saat itu, HA sedang melakukan aksi pencurian di rumah tersebut. Namun, aksinya tidak berhasil sepenuhnya karena brankas hasil curian tertinggal.
Penangkapan di Rumah Mantan Anggota Dewan
Pelaku ditangkap saat mencoba melakukan pencurian di sebuah rumah mewah milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri. Kepala DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana, mengkonfirmasi bahwa HA diringkus di lokasi tersebut.
Awalnya, Dede tidak mengetahui bahwa pelaku pencurian ini terkait dengan kasus pembunuhan M. Ia hanya menyadari hubungan tersebut setelah menerima telepon dari pihak kepolisian. Menurut Dede, rumah Roisyudin biasanya kosong setiap hari Sabtu dan Minggu karena penghuninya sering pergi ke BSD.
Aksi pencurian pertama terjadi pada Minggu (28/12/2025). Pada saat itu, barang berharga dan brankas sudah dibawa keluar rumah menggunakan kursi roda, tetapi belum sempat diambil. Karena brankas tertinggal, HA kembali ke rumah tersebut untuk melakukan aksi pencurian yang kedua kalinya.
Reaksi Warga dan Penangkapan Akhirnya
Pada momen Tahun Baru, rumah kembali sepi. Pada Jumat siang, ada ART yang berada di dalam rumah. HA mencoba melanjutkan aksinya karena sebelumnya belum berhasil membongkar brankas. Namun, aksinya kembali terbongkar dan membuat pelaku panik.
Setelah terpeleset dan jatuh, ART langsung menghubungi warga dan pihak kepolisian. Saat penangkapan, pelaku sempat menodongkan senjata api ke warga. Namun, ternyata pistol tersebut adalah mainan jenis pistol gas. Setelah itu, pasukan Brimob datang dan menangkap pelaku.
Penyidikan Motif Pelaku
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap HA untuk mendalami motif pembunuhan yang dilakukannya. Meskipun telah ditangkap, penyidik belum merilis informasi lebih lanjut mengenai kasus ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar