Kondisi Persis Solo yang Mengkhawatirkan
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyatakan bahwa timnya harus melakukan perubahan total jika ingin terhindar dari degradasi Liga 1 musim 2025/2026. Dengan hanya mengantongi 7 poin dan berada di dasar klasemen, kondisi yang dialami oleh Laskar Sambernyawa saat ini dinilai lebih berat dibanding musim lalu.

Milo, sapaan akrab pelatih tersebut, menekankan pentingnya kerja sama kolektif, keberanian dalam bermain, serta perombakan menyeluruh agar Persis Solo bisa bertahan di Liga 1. Ia mengungkapkan bahwa tren kekalahan beruntun yang dialami oleh timnya selama musim ini menjadi alasan utama untuk segera melakukan perubahan.
Menurut Milo, kondisi Persis Solo saat ini lebih berat dibanding saat ia pertama kali menukangi tim di paruh kedua musim lalu. Meski sama-sama berada di zona degradasi, ia merasa bahwa situasi saat ini lebih sulit.
"Saya rasa kali ini lebih berat dibanding musim kemarin, karena musim kemarin kita punya sesuatu yang bisa menjadi pembeda," ujarnya dalam jumpa pers menjelang laga melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan, Sabtu (3/1/2026).
Milo juga menyebutkan bahwa dirinya membutuhkan waktu lebih panjang untuk menerapkan perubahan pada para pemain. Ia mengatakan bahwa tidak bisa melakukan perubahan instan seperti di musim lalu.
"Kami butuh waktu dan tidak bisa melakukan perubahan yang instan. Tapi saya menekankan kepada para pemain untuk memiliki keberanian," tambahnya.
Progres yang Masih Kurang Memuaskan
Selain membutuhkan waktu, Milo juga menyatakan bahwa progres yang dicapai oleh para pemain Persis Solo belum sesuai dengan target yang ditetapkan oleh jajaran pelatih. Ia mengatakan bahwa meskipun ada yang menyebutkan adanya progres internal, namun menurut pandangannya progres tersebut masih sangat sedikit.
"Oleh karena itu kita harus lebih baik dan bekerja lebih keras. Jika ingin hasil yang lebih baik kita harus bekerja lebih kolektif, dan menampilkan permainan yang lebih berani dan lebih berani tampil sesuai yang diinginkan untuk meraih hasil positif," tegas Milo.
Ia juga tidak memungkiri bahwa saat ini Persis Solo sedang dalam kondisi kurang baik. Namun sebagai sosok yang pernah berada di Kota Bengawan selama semusim, ia menegaskan bahwa Laskar Sambernyawa masih bisa bertahan di kompetisi paling bergengsi di Tanah Air.
"Kita tahu ini di momen yang tidak cukup baik dan saya rasa Solo sebagai sebuah kota pantas memiliki klub yang berada di liga teratas. Dan di momen ini kita harus tetap bersama dan siap memberikan yang terbaik untuk suporter besok," kata dia.
Momen yang Baik untuk Tampil Lebih Baik
Milo juga menyebutkan bahwa di momen terpuruk seperti ini, para pemain bisa saja dalam kondisi mental menurun. Namun ia meyakinkan bahwa kondisi ini bisa menjadi refleksi untuk para pemain dan manajemen agar bisa kembali ke jalur kemenangan.
"Kita terus berkomitmen memberikan penampilan yang lebih baik dan saya berharap waktu yang terbaik akan segera datang. Mungkin banyak klub yang mengatakan bahwa di fase seperti ini para pemain berada dalam fase mental blok dan terganggu secara mental. Tapi menurut saya ini momen yang baik untuk bisa tampil lebih baik," jelasnya.
Perubahan yang Dibutuhkan
Sebagai pelatih yang telah menukangi banyak tim, Milo menyatakan bahwa Persis Solo membutuhkan perombakan menyeluruh jika ingin tetap bertahan di Liga 1. Ia mengatakan bahwa perubahan drastis diperlukan agar tim dapat mencapai hasil yang lebih baik.
"Di perjalanan saya sebagai pelatih, kalau ingin hasil yang baik seperti Manchester City memang harus ada perubahan yang cukup drastis. Dan kita berharap ada perubahan," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar