
Persita berhasil mengalahkan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Selasa (30/12/2025). Pertandingan ini menjadi momen penting bagi tim yang bermarkas di Tangerang tersebut. Meskipun sempat diunggulkan oleh lawannya, Persita mampu menunjukkan performa yang luar biasa dan memetik kemenangan dengan skor 1-0.

Pada babak pertama, Arema FC sejatinya memiliki kesempatan emas untuk unggul. Pada menit ke-69, tim tuan rumah justru diuntungkan setelah Persita harus bermain dengan 10 pemain. Hal ini terjadi setelah Andrean Rindorindo mendapat kartu merah dari wasit. Meskipun begitu, Arema FC gagal memanfaatkan situasi tersebut. Justru, Persita yang berhasil mencetak gol di menit ke-90 melalui Aleksa Andrejic.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Persita, terlebih karena mereka datang tanpa kekuatan penuh. Beberapa pemain utama seperti Pablo Ganet dan Muhammad Toha tidak bisa turun dalam pertandingan ini. Bahkan, Mario Jardel juga cedera pada menit ke-3 dan harus digantikan. Di babak kedua, Persita kembali menghadapi tantangan setelah salah satu pemainnya mendapat kartu merah.
Pelatih Persita, Carlos Pena, memberikan pujian kepada para pemainnya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai poin penting dalam kompetisi. "Poin yang sangat berharga di laga ini. Karena bagi kami ini adalah pertandingan yang sulit," ujar Carlos Pena.
Ia menjelaskan bahwa situasi sulit yang dihadapi Persita tidak membuat timnya menyerah. "Kami datang kesini tanpa Pablo dan Muhammad Toha. Di menit ke-3 Mario Jardel juga mendapat cedera dan harus melakukan pergantian. Pada babak kedua kami mendapat kartu merah. Kami harus bertahan dari banyak faktor yang terjadi di pertandingan ini," tambahnya.
Carlos Pena juga membocorkan strategi yang digunakan timnya untuk mengalahkan Arema FC. Menurutnya, keunggulan jumlah pemain yang dimiliki Arema FC justru menjadi celah bagi Persita. "Perbedaanya adalah kami bermain dengan 10 pemain dan Arema FC melakukan banyak resiko dengan menaruh banyak pemain di lini depan," ucap pelatih asal Spanyol itu.
Untuk memaksimalkan celah yang ada, Persita melakukan tiga pergantian pemain terakhir. "Kami melakukan tiga pergantian pemain terakhir untuk memanfaatkan keunggulan ruang yang kosong. Dan disini kami menaruh Dejan dan juga Aleksa."
Menurut Carlos Pena, kualitas dari Dejan, Aleksa, dan Rayco menjadi kunci dalam mencetak gol. "Dengan kualitas dari Dejan, Aleksa dan Rayco kami bisa mencetak gol. Tapi tentu sangat sulit untuk bisa bermain dengan 10 pemain, tapi ini bukan yang pertama untuk kami," tutupnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar