Perjalanan Seorang Editor di Nurulamin.pro
Selama empat tahun sebagai editor di nurulamin.pro, saya merasa seperti hidup dalam mimpi. Dulu, saya hanya seorang pembaca setia yang sering membaca berita tentang gol-gol impresif di Liga Champions, derbi panas Liga Inggris, atau drama Serie A. Nama-nama seperti Messi, Ronaldo, atau Beckham hanya hidup melalui tinta hitam di halaman olahraga koran harian yang diantar loper ke rumah.

Saya tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari nanti akan menyunting dan menyajikan cerita-cerita itu untuk ribuan atau bahkan jutaan pecinta bola lainnya. Artikel pertama saya tentang sepak bola Eropa yang terbit di nurulamin.pro adalah "Milan Gagal Menang di Sansiro Lawan Juventus, Ibrahimovic Ditarik Keluar akibat Cedera". Itu menjadi awal dari perjalanan yang penuh tantangan dan makna.
Perjalanan menuju mimpi itu membawa saya merantau jauh ke Kalimantan Utara pada Januari 2022. Dengan pengalaman sebagai editor di media sebelumnya, saya memutuskan mencari tantangan baru di bagian Utara Pulau Borneo. Tanjung Selor, kota kecil yang dikelilingi sungai dan hutan, menjadi tempat saya menjejakkan kaki.

Setiap malam saat pertandingan berlangsung, saya berjibaku dengan berita tentang comeback dramatis, transfer spektakuler, atau gol penentu gelar juara—sensasi yang dulu hanya saya rasakan sebagai pembaca koran, kini saya ciptakan sendiri untuk pembaca kami di nurulamin.pro. Dari hat-trick dramatis hingga final epik, semua itu menjadi rutinitas harian yang penuh gairah.
Di nurulamin.pro, saya belajar banyak: mengelola deadline ketat, memverifikasi rumor di tengah banjir informasi, hingga menyajikan analisis yang relevan bagi fans bola lokal dan nasional—yang meski jauh dari stadion Eropa, tetap setia mengikuti setiap detik jalannya pertandingan.
Yang membuat perjalanan ini semakin bermakna adalah orang-orang hebat di sekitar saya. Di nurulamin.pro, saya bertemu tim yang langsung terasa seperti keluarga baru. Teman-teman satu kantor selalu saling mendukung. Punya atasan yang supportif: sangat membuka ruang untuk berkreasi, mendukung ide-ide baru, dan tak pernah ragu memberikan arahan yang membangun. Dukungan mereka membuat proses adaptasi di tanah rantau menjadi jauh lebih mudah. Kaltara yang awalnya asing, terasa seperti rumah kedua.

Namun, seperti sepak bola yang selalu mempunyai batas waktu pertandingan, babak ini juga akan ditutup. Saya mengakhiri halaman cerita di nurulamin.pro tepat 31 Desember 2025. Per 1 Januari 2026, saya efektif tidak lagi berstatus karyawan nurulamin.pro.
Saya bersyukur atas segala pengalaman, pelajaran, dan kenangan indah selama empat tahun ini. Dari yang dulu hanya membaca koran, hingga menjadi editor yang menggarap berita impiannya sendiri—perjalanan ini membuktikan bahwa mimpi bisa terwujud jika kita berani melangkah. Terima kasih, nurulamin.pro. Terima kasih, tim dan manajer yang selalu supportif. Fase baru menanti, tapi kenangan ini akan selamanya terukir di hati.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar