
LINTAS GUNUNGKIDUL -- Como 1907 kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kuda hitam Serie A musim 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB, Como sukses unggul dari Udinese 1-0.
Meski hanya menang satu gol, hasil ini menyimpan banyak cerita penting, terutama soal gol pertama gelandang bernilai Rp260 miliar, Lucas Da Cunha, yang menjadi penentu kemenangan.
Gol tersebut bukan sekadar angka di papan skor, tetapi simbol kematangan permainan Como yang semakin solid dan terorganisir di bawah arahan pelatih.
Babak Pertama
Sejak menit awal, Como tampil percaya diri. Aliran bola dari lini tengah berjalan rapi melalui kombinasi Maximo Perrone, Maxence Caqueret, dan Lucas Da Cunha.
Udinese mencoba menekan lewat transisi cepat, namun lini belakang Como cukup disiplin menjaga area berbahaya.
Momen krusial terjadi pada menit ke-17 ketika Jakub Piotrowski melakukan pelanggaran jelas di dalam kotak penalti.
Wasit Alberto Arena tanpa ragu menunjuk titik putih. Lucas Da Cunha, yang dipercaya sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti ke tengah gawang pada menit ke-18 membuat Como unggul 1-0.
Gol ini menjadi sangat spesial karena merupakan gol pertama Lucas Da Cunha bersama Como di Serie A, sekaligus membayar kepercayaan klub terhadap pemain bernilai pasar Rp260,72 miliar tersebut.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Udinese tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan melalui sisi sayap dan bola mati. Bahkan pada menit ke-56, Udinese sempat menyamakan kedudukan lewat Nicolo Zaniolo, namun gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside.
Como tidak hanya bertahan, tetapi tetap mencoba menyerang. Peluang emas datang pada menit ke-60 saat Anastasios Douvikas melepaskan tembakan jarak dekat yang membentur mistar gawang. Momen ini menegaskan bahwa Como tidak sekadar mengandalkan keunggulan tipis.
Pergantian pemain yang dilakukan Como terbukti efektif untuk menjaga intensitas dan keseimbangan permainan hingga peluit akhir dibunyikan.
Lucas Da Cunha
Sorotan utama laga ini tentu tertuju pada Lucas Da Cunha. Gelandang berusia 24 tahun tersebut tampil sebagai otak permainan Como.
Selain mencetak gol kemenangan, ia aktif dalam distribusi bola, membantu transisi bertahan, dan beberapa kali mencoba tembakan dari luar kotak penalti.
Dengan kontrak hingga 30 Juni 2029 dan nilai pasar mencapai Rp260 miliar, gol ini bisa menjadi titik balik kepercayaan diri Da Cunha. Ia menunjukkan bahwa investasi besar Como 1907 bukan tanpa alasan.
***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar