
Pemain Kunci Semen Padang FC dan PSIM Yogyakarta Absen di Laga Mendatang
Laga antara Semen Padang FC dan PSIM Yogyakarta akan menjadi pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola Indonesia. Namun, kedua tim akan menghadapi tantangan besar karena kehilangan beberapa pemain kunci dalam laga tersebut. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (4/1/2026), setelah sebelumnya Semen Padang FC menghadapi Madura United dan kalah dengan skor 5-1.
Pemain Kunci Semen Padang FC Tidak Bisa Turun
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, telah mengumumkan bahwa dua pemain andalan mereka tidak akan bisa turun dalam laga mendatang. Rui Rampa, bek tengah asal Portugal, absen akibat cedera patah kuku. Sementara itu, Alhassan Wakaso, gelandang bertahan, harus melewatkan pertandingan karena akumulasi kartu kuning.
Dejan Antonic juga menyebutkan bahwa kondisi timnya sedang dalam situasi yang cukup berat. Banyak pemain belum sepenuhnya pulih dari cedera atau masalah kesehatan lainnya. Meskipun begitu, ia tetap memastikan bahwa semua pemain akan berjuang untuk memperoleh poin dalam laga penting ini.
Krisis Pemain Menghiasi PSIM Yogyakarta
Kondisi serupa juga terjadi pada PSIM Yogyakarta. Tim yang dikenal sebagai Laskar Mataram menghadapi krisis pemain menjelang pertandingan melawan Semen Padang FC. Empat pemain utama masih dalam masa pemulihan cedera, yaitu Harlan Suardi, Anton Fase, Yusaku Yamadera, dan Donny Warmerdam. Bahkan, rekrutan anyar ini belum pernah tampil sekalipun karena cedera pergelangan kaki.
Selain itu, striker asal Brasil, Rafael de Sa Rodriguez atau dikenal sebagai Rafinha, resmi dilepas dan bergabung dengan PSIS Semarang. Hal ini membuat opsi di lini depan semakin terbatas.
Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Jean Paul van Gastel, mengakui bahwa situasi ini sangat sulit. Namun, ia percaya bahwa ini adalah kesempatan bagi pemain yang selama ini jarang mendapat kesempatan bermain untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Dejan Antonic Menilai PSIM Yogyakarta sebagai Tim Kuat
Menjelang laga mendatang, Dejan Antonic menilai PSIM Yogyakarta sebagai tim yang kuat dengan prestasi yang positif pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Ia mengakui bahwa lawannya memiliki catatan yang baik, termasuk kemenangan di beberapa pertandingan sebelumnya.
Semen Padang FC saat ini berada di posisi ke-16 dengan 10 poin, sementara PSIM Yogyakarta berada di posisi ke-6 dengan 24 poin. Dalam laga sebelumnya, Semen Padang FC kalah 5-1 dari Madura United, sedangkan PSIM Yogyakarta mencatat hasil imbang 2-2 melawan PSBS Biak dan 1-1 melawan Persijap Jepara.
Dejan Antonic menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memperoleh poin dalam laga mendatang. Ia ingin membawa Semen Padang FC ke posisi aman di klasemen BRI Super League.
Perkiraan Kondisi Tim dan Strategi
Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci, baik Semen Padang FC maupun PSIM Yogyakarta tetap berusaha menunjukkan performa terbaik mereka. Pelatih masing-masing tim telah mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi lawan. Mereka berharap bahwa pertandingan ini dapat menjadi momen penting dalam perjalanan musim ini.
Dengan laga yang penuh tantangan, kedua tim diharapkan dapat memberikan pertunjukan yang menarik bagi para penggemar sepak bola.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar