Pemain keturunan dan anak legenda Persipura mengakui kesulitan seleksi Timnas U-20 era Nova Arianto

Pelatih dan Pemain Berbicara Tentang Proses Seleksi Timnas U-20 Indonesia

Nova Arianto, pelatih timnas U-20 Indonesia, saat ini sedang melakukan pencarian komposisi pemain yang tepat untuk membangun fondasi baru bagi Garuda Nusantara. Setelah sukses bersama timnas U-17 Indonesia, kini tantangan terbesarnya adalah memoles para pemain muda agar bisa menjadi bagian dari timnas senior.

Dengan karakter keras dan disiplin tinggi, Nova tidak hanya fokus pada bakat potensial, tetapi juga pada kemampuan pemain dalam menghadapi proses seleksi yang ketat. Tugas ini memaksa dia untuk memanfaatkan semua pemain yang ada dan membentuk skuad yang solid.

Ousmane Camara, salah satu pemain yang dipanggil ke timnas U-20 Indonesia, menjelaskan bahwa semua pemain yang terpilih memiliki kualitas. Namun, ia harus berjuang keras agar bisa mendapatkan perhatian dari Nova Arianto. Menurutnya, persaingan antar pemain sangat ketat, dan ini adalah hal yang wajar.

"Tantangan terbesar saya untuk seleksi kali ini adalah persaingan pemain," ujarnya. "Karena banyak pemain bagus di sini. Saya harus bekerja keras agar bisa bersaing dengan mereka."

Pemain keturunan Indonesia-Guinea ini juga menyatakan bahwa statusnya sebelumnya sebagai anggota timnas U-20 Indonesia bukan jaminan untuk masuk kembali. Semua pemain harus membuktikan diri di depan Nova Arianto.

Ia berharap bisa menembus skuad final Garuda Muda dan melanjutkan proses hingga promosi ke jenjang selanjutnya. Evaluasi pribadi yang dilakukannya adalah mencoba mendapatkan tempat di timnas Indonesia U-20. Ia juga menyebut pengalaman di bawah pelatih Indra Sjafri sebelumnya sebagai sesuatu yang bernilai.

"Semoga saya bisa mendapatkan tempat di sini," tambahnya.

Reno Salampessy Mengakui Proses Seleksi yang Ketat

Sementara itu, Reno Salampessy, anak dari legenda Persipura Jayapura Ricardo Salampessy, mengakui bahwa proses seleksi untuk timnas U-20 Indonesia berjalan sangat ketat. Baginya, ini adalah tantangan besar untuk bisa menembus timnas U-20 Indonesia.

Namun, ia melihat ini sebagai motivasi karena dapat menunjukkan kemampuan di depan pelatih timnas. Reno menilai tantangan yang dihadapinya cukup banyak. Ia terus menantang diri sendiri untuk berada di level yang lebih tinggi dibandingkan pemain lain.

"Itu adalah tantangan bagi saya," ujarnya. "Saya terus menantang diri saya sendiri bahwa saya berada di level berbeda dari yang lain."

Reno percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, ia bisa membuktikan diri dan menjadi bagian dari skuad timnas U-20 Indonesia. Ia yakin bahwa proses seleksi ini akan memberinya kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

Kesiapan Pemain untuk Menghadapi Tantangan Baru

Seluruh pemain yang terlibat dalam seleksi timnas U-20 Indonesia sadar bahwa mereka harus siap menghadapi tantangan yang berat. Dari Ousmane Camara hingga Reno Salampessy, semua pemain memiliki motivasi yang sama: ingin masuk ke dalam skuad final dan membuktikan diri.

Proses seleksi ini tidak hanya tentang bakat, tetapi juga tentang semangat, disiplin, dan kemampuan untuk bertahan di tengah persaingan yang ketat. Nova Arianto, sebagai pelatih, menekankan pentingnya kerja keras dan komitmen dari setiap pemain.

Dengan komposisi pemain yang terus diperbaiki, timnas U-20 Indonesia berharap bisa menjadi bagian dari generasi emas yang akan membawa nama Indonesia di panggung internasional. Para pemain pun berharap bisa menjadi bagian dari proyek ini dan membuktikan bahwa mereka layak mendapat kesempatan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan