
Perkembangan Transfer Alfriyanto Nico
Bek kanan muda Alfriyanto Nico dikabarkan segera meninggalkan Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim. Pemain berusia 22 tahun itu dilaporkan masuk radar klub juru kunci Super League 2025/2026, Persis Solo. Kabar ini mulai menyebar menjelang dibukanya bursa transfer paruh musim pada 10 Januari mendatang dan telah ramai di media sosial.
Salah satu akun fanbase Persis Solo, alwayspersis, mengunggah informasi terkini mengenai kemungkinan perekrutan Nico. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pemain asal Persija Jakarta itu diproyeksikan untuk bergabung dengan skema peminjaman. Hal ini menjadi perhatian besar dari para penggemar Persis Solo yang berharap bisa memperkuat skuad mereka dengan talenta muda potensial.
Kabar ini muncul karena minimnya menit bermain yang diperoleh Nico di Persija Jakarta. Di klub ibukota, Nico harus bersaing ketat dengan Bruno Tubarão dan Rio Fahmi, sehingga peluang tampil secara reguler cukup terbatas. Hal ini menjadi alasan utama menguatnya rumor transfer yang sedang beredar.
Alfriyanto Nico termasuk salah satu bek muda potensial milik Persija. Pemain binaan akademi klub itu telah mentas di level senior sejak musim 2021/2022. Pada Super League 2025/2026, Nico diharapkan dapat menambah kedalaman skuad Persija khususnya di barisan pertahanan. Dia pun sempat bersaing di tim inti pada lima laga awal.
Sebagai bek kanan, Nico mampu menunjukkan kapasitasnya dalam beberapa pertandingan. Dia bersaing dengan Ilham Rio Fahmi dengan dua kali mencatatkan sebagai starter dan dua laga lain masuk dari bangku cadangan. Namun situasi berubah ketika memasuki pekan keenam. Bruno Tubarao, pemain asing asal Brasil, mulai menunjukkan performa terbaiknya di Persija Jakarta.
Bruno Tubarao yang sempat diproyeksikan jadi winger, dikembalikan oleh Pelatih Mauricio Souza ke posisi aslinya sebagai bek kanan. Hasilnya pun gacor, Bruno mampu menjadi senjata Macan Kemayoran. Performa Bruno Tubarao yang konsisten membuatnya sering tampil penuh dan sudah menyumbang dua assist untuk Persija selama jadi bek kanan. Bahkan, dia berhasil menggusur Ilham Rio Fahmi, yang merupakan pemain inti di posisi tersebut sejak musim lalu.
Sementara Nico, lebih banyak duduk di bangku cadangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Sehingga kesempatan bermain semakin minim didapatkan oleh sang bek kanan. Jika benar-benar angkat kaki ke Persis Solo, maka ini jadi periode peminjaman ketiga yang dirasakan oleh Nico. Dia sebelumnya pernah menjalani peminjaman di PSIM Jogja pada 2023/2024 di Liga 2 dan Dewa United FC di Liga 1 2024/2025.
Kondisi Nico di Persija Jakarta
Selama masa peminjaman di berbagai klub, Nico telah membuktikan kemampuannya sebagai bek kanan yang tangguh. Meskipun demikian, penampilannya di Persija Jakarta belum sepenuhnya stabil. Hal ini menjadi faktor penting dalam kemungkinan transfernya ke Persis Solo. Klub baru ini berharap bisa memberikan kesempatan lebih besar bagi Nico untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Persis Solo, yang saat ini berada di posisi juru kunci Super League 2025/2026, membutuhkan pemain-pemain muda berbakat seperti Nico untuk memperkuat skuad mereka. Dengan peminjaman, Nico akan memiliki kesempatan untuk bermain secara rutin dan membangun kembali kepercayaan dirinya sebagai pemain profesional.
Dengan situasi saat ini, Nico mungkin akan memilih untuk mencari peluang baru agar bisa menunjukkan potensi maksimalnya. Ini juga menjadi langkah strategis bagi Persija Jakarta untuk melepas pemain muda yang belum mampu menembus tim inti. Bagi Nico, ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuannya di lingkungan baru dan membuktikan bahwa ia layak bermain di level tertinggi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar