Pemain Timnas Indonesia Turun Kasta dari Super League di Bawah Arahan Mantan Pelatih Garuda Muda

Arema FC Melepas Brandon Scheunemann ke PSPS Pekanbaru

Arema FC telah mengambil keputusan untuk melepas pemain muda mereka, Brandon Scheunemann, yang sebelumnya berlabel sebagai pemain Timnas Indonesia U-20. Keputusan ini diambil dalam bursa transfer paruh musim, setelah Brandon tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain bersama Singo Edan.

Hingga akhir masa kontraknya dengan Arema FC, Brandon Scheunemann tidak berhasil meraih menit bermain yang cukup di Super League. Meskipun pernah dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk kelompok usia, ia gagal menunjukkan performa yang memadai di level klub.

Pada Senin (29/12/2025), Brandon Scheunemann diberikan gelar 'Rutam Nuwus' oleh Arema FC sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama berada di klub. Namun, meski mendapat penghargaan tersebut, ia harus meninggalkan Arema FC karena minimnya kesempatan bermain.

Setelah tidak lagi berseragam Arema FC, informasi terkini menyebutkan bahwa Brandon Scheunemann tertarik bergabung dengan pelatih yang juga pernah menangani Timnas Garuda Muda, Aji Santoso. Hal ini membuat spekulasi semakin kuat bahwa Brandon akan berlabuh ke PSPS Pekanbaru di Liga 2 Nusantara.

Melihat statemen dari manajemen Arema, tampaknya mereka ingin mempertahankan Brandon sebagai aset jangka panjang. Namun, karena persaingan di posisi bek tengah yang sangat ketat—dengan adanya Luiz Gustavo, Matheus Blade, atau Odivan Koerich—maka manajemen memutuskan untuk melepasnya demi karier dan perkembangan masa depan Brandon.

Menurut laporan dari salah satu media lokal, Brandon Scheunemann telah tiba di Pekanbaru setelah melakukan perjalanan dari Malang. Ia dikabarkan sudah sepakat untuk bergabung dengan klub Championship Liga 2, yaitu PSPS Pekanbaru.

Aji Santoso, pelatih saat ini dari PSPS Pekanbaru dan mantan pelatih Arema FC, disebut turut serta dalam proses perekrutan Brandon. Ini menjadi alasan utama mengapa banyak pihak percaya bahwa Brandon akan bergabung dengan klub yang diasuh oleh Aji Santoso.

PSPS Pekanbaru kini memiliki empat pemain yang berposisi sebagai bek tengah, dengan hanya satu pemain asing, yaitu Jeferson Sousa. Dengan kondisi ini, Brandon Scheunemann memiliki peluang besar untuk tampil lebih banyak dan mendapatkan jam terbang yang lebih baik.

Keputusan Arema FC untuk melepas Brandon Scheunemann bisa menjadi langkah strategis bagi kedua belah pihak. Bagi Arema, ini merupakan cara untuk memberi ruang kepada pemain lain yang lebih siap bermain. Sementara itu, bagi Brandon, ini adalah kesempatan untuk berkembang dan menunjukkan kemampuannya di level yang berbeda.

Apakah benar Brandon akan bergabung dengan PSPS Pekanbaru? Apakah ia akan sukses di sana? Semua ini masih menjadi pertanyaan yang menarik untuk dinantikan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan