Pemain Tolak Bergabung dengan PSIS Semarang Meski Ada Isyarat Turun Kelas dari Liga 1

Pemain Tolak Bergabung dengan PSIS Semarang Meski Ada Isyarat Turun Kelas dari Liga 1

Profil Pemain PSIM Yogyakarta, Rafinha yang Menolak Tawaran dari PSIS Semarang

Rafinha, pemain asal Brasil yang kini bermain untuk PSIM Yogyakarta, baru-baru ini membuat keputusan mengejutkan dengan menolak tawaran dari PSIS Semarang meskipun sebelumnya sempat memberikan kode bahwa dirinya akan bergabung. Keputusan ini terjadi meski PSIS Semarang telah mengumumkan rencana untuk turun ke Liga 2, Championship 2025/2026.

Kode dan Penolakan yang Membuat Sorotan

Beberapa waktu lalu, Rafinha tampak memberikan sinyal bahwa dirinya akan bergabung dengan PSIS Semarang. Hal ini ditunjukkan melalui aksi saling follow di akun Instagram pribadinya hingga kepergok menjalani tes medis di markas Laskar Mahesa Jenar. Namun, ia secara tegas menyangkal semua rumor tersebut.

“Tidak. Saya tidak berbicara dengan siapa pun. Saya juga tidak tahu ada rumor itu,” ujar Rafinha seperti dikutip dari Tribun Jogja. Penolakan ini cukup mengejutkan mengingat situasi Rafinha di Liga 1 yang hanya tampil dalam 3 pertandingan selama 59 menit tanpa mencetak gol di Super League 2025/2026.

Mengenal Sosok Rafinha

Rafael de Sá Rodrigues, atau lebih dikenal dengan nama Rafinha, lahir di Recife, Brasil, pada 23 Maret 1992. Ia memiliki postur tinggi badan 170 cm dan saat ini berusia 33 tahun. Karier sepak bolanya dimulai dari level junior, di mana ia bergabung dengan beberapa klub pemuda seperti America Football Club (Rio de Janeiro) dan CFZ do Rio sebelum mengalami transfer pertamanya.

Debut profesional Rafinha terjadi di Campeonato Carioca - Taça Rio, di mana ia bermain selama 30 menit bersama Duque de Caxias FC (RJ). Dari laman resmi Transfermarkt.com, terlihat bahwa Rafinha dominan bermain bersama klub-klub di tanah kelahirannya, serta tiga klub di Laos, dua klub di Thailand, dan dua klub di Indonesia.

Perjalanan Karier yang Mengesankan

Musim 2018/2019 menjadi titik balik karier Rafinha. Di Asia Tenggara, ia membuktikan diri sebagai "mesin gol" dengan mencetak 36 gol dari 27 pertandingan. Salah satu pencapaian terbaiknya adalah saat bermain untuk klub Master 7 (Laos), di mana ia mencetak 28 gol dalam 16 pertandingan. Rata-rata dua gol per pertandingan membuatnya menjadi pemain yang sangat dihargai.

Selama kariernya, Rafinha berhasil meraih berbagai gelar dan penghargaan, termasuk dua gelar pemenang dalam Lao Cup dan Lao Champion, satu gelar Liga 2 Indonesia, Championship musim 2024/2025, serta tiga gelar individu sebagai Player Of The Year dan Top Goal Scorer.

Namun, kini situasi Rafinha di Liga 1 terasa seperti diparkir. Hanya tampil dalam 3 pertandingan selama 59 menit tanpa mencetak gol sekalipun di Super League 2025/2026.

Profil Lengkap Rafinha

Berikut ini profil lengkap Rafinha:

  • Nama lengkap: Rafael de Sá Rodrigues
  • Tanggal lahir / umur: 23 Maret 1992 (33 tahun)
  • Tempat kelahiran: Recife, Brasil
  • Tinggi: 1,70 m
  • Kewarganegaraan: Brasil
  • Posisi: Penyerang - Depan-Tengah
  • Kaki dominan: Kanan
  • Klub saat ini: PSIM Yogyakarta
  • Bergabung: 11 Juli 2024
  • Kontrak berakhir: 30 Juni 2026
  • Pilihan kontrak: Kesepakatan kedua belah pihak selama 1 tahun
  • Perpanjangan kontrak terakhir: 10 April 2025

Data Statistik Permainan Berdasarkan Klub

  • Duque de Caxias: 25 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 966 menit bermain
  • PSIM Yogyakarta: 25 pertandingan, 20 gol, 0 assist, dan 1.783 menit bermain
  • PSCS Sleman: 17 pertandingan, 9 gol, 1 assist, dan 1.462 menit bermain
  • Master 7: 16 pertandingan, 28 gol, 5 assist, dan 1.290 menit bermain
  • FC Chanthabouly: 9 pertandingan, 5 gol, 3 assist, dan 900 menit bermain
  • Mogi Mirim: 3 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 37 menit bermain
  • Watbot City: 2 pertandingan, 3 gol, 1 assist, dan 145 menit bermain

Data Statistik Permainan Berdasarkan Kompetisi

  • Liga Nasional: 76 pertandingan, 59 gol, 6 assist, dan 5.391 menit bermain
  • Kejuaraan Domestik: 4 pertandingan, 5 gol, 1 assist, dan 280 menit bermain
  • Kejuaraan Internasional: 6 pertandingan, 2 gol, 3 assist, dan 540 menit bermain
  • Regionale Meisterchaften: 11 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 252 menit bermain

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan