
Puncak Jaya Mulai Evaluasi Kinerja Pembangunan Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melakukan langkah penting dalam mengukur kinerja pembangunan dengan menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Meja Program Pembangunan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada Jumat, 12 Desember 2025. Monev ini dibuka oleh Plh Sekretaris Daerah, Risa Siswojo.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa seluruh program yang didanai berbagai alokasi anggaran, seperti DAU, DAK, Otsus, DBH, dan DBKK, berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Risa Siswojo menekankan bahwa Monev merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi kinerja seluruh Perangkat Daerah (OPD).
Monitoring dan evaluasi ini diperlukan agar kita bisa mengetahui sejauh mana capaian program pembangunan, apa kendalanya, serta langkah apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki dan mempercepat realisasi kegiatan, ujar Risa dalam rilis pers yang diterima Tribun Papua.
Fokus pada Perbaikan Cepat dan Sinergi Data
Selain itu, penekanan diberikan pada perbaikan cepat agar sisa anggaran 2025 dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sinergi dan akurasi data menjadi kunci utama dalam proses Monev ini. Risa mengharapkan setiap dinas menyampaikan laporan progres kegiatan secara jujur dan akurat.
Kegiatan ini melibatkan pimpinan OPD, pejabat teknis, dan perwakilan unit pelaksana. Mereka secara aktif memaparkan hambatan dan solusi yang ada. Hasil dari Monev Meja ini akan menjadi bahan utama dalam menyempurnakan perencanaan pembangunan Puncak Jaya di tahun-tahun berikutnya.
Harapan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Risa berharap monev tahun ini dapat menjadi bahan penyempurnaan perencanaan pembangunan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menegaskan komitmennya melaksanakan pembangunan yang transparan dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Langkah konkret pemerintah daerah ini dimaksudkan untuk memastikan program prioritas tahun 2025 berjalan optimal. Dengan adanya evaluasi yang terstruktur dan terukur, diharapkan semua kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
Proses Monev yang Terstruktur
Proses Monev ini mencakup berbagai aspek penting dalam pembangunan. Setiap OPD diminta untuk memberikan laporan yang detail dan akurat mengenai progres kegiatan mereka. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua program sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam Monev antara lain:
- Capaian program: Menilai sejauh mana target yang telah dicapai.
- Hambatan dan kendala: Mengidentifikasi masalah yang muncul dalam pelaksanaan program.
- Solusi dan perbaikan: Merancang langkah-langkah perbaikan yang efektif dan efisien.
Keterlibatan Stakeholder
Partisipasi dari berbagai stakeholder sangat penting dalam kegiatan Monev ini. Selain pimpinan OPD dan pejabat teknis, perwakilan unit pelaksana juga turut serta dalam diskusi. Hal ini memastikan bahwa semua pihak memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan masukan.
Dengan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, diharapkan hasil Monev dapat menjadi dasar yang kuat untuk perencanaan pembangunan berikutnya. Proses ini juga membantu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, kegiatan Monev Meja Program Pembangunan Tahun Anggaran 2025 menjadi langkah penting dalam memastikan kinerja pembangunan yang optimal. Dengan evaluasi yang terstruktur dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan semua program dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Puncak Jaya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar