Enea Bastianini sebagai Kandidat Kuat untuk Menggantikan Pecco Bagnaia di Ducati
Enea Bastianini kembali menjadi sorotan dalam dunia MotoGP, terutama setelah munculnya isu bahwa dia bisa menjadi pengganti Pecco Bagnaia di garasi Ducati pada musim 2027. Keputusan ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan Bagnaia yang hanya memiliki satu musim tersisa di Ducati. Dengan situasi seperti ini, banyak pihak mulai memperkirakan siapa yang akan mengisi posisi tersebut.
Beberapa nama pembalap diisukan menjadi kandidat kuat, seperti Alex Marquez, Pedro Acosta, Fermin Aldeguer, dan Fabio Quartararo. Namun, Enea Bastianini menjadi sosok yang mengejutkan karena potensinya sebagai pendamping baru Marc Marquez.
Faktor-Faktor yang Membuat Enea Bastianini Cocok
-
Kebijakan Pabrikan Italia
Ducati adalah pabrikan asal Italia yang memiliki kebijakan untuk selalu memiliki satu pembalap lokal di garasinya. Selama beberapa tahun terakhir, Ducati selalu memiliki rider dari negara tersebut. Dari sekian banyak kandidat, tidak ada satupun yang berasal dari Italia. Hal ini membuat Enea Bastianini menjadi pilihan yang lebih logis karena dia lahir di Rimini, Italia. -
Pengalaman dengan Motor Ducati
Enea Bastianini sudah sangat familiar dengan motor Ducati. Sejak 2022 hingga 2024, dia pernah menunggangi Desmosedici baik saat berada di Gresini maupun sebagai pembalap pabrikan. Pengalaman ini membuatnya tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan motor Ducati. -
Rencana Tech3 Bergabung dengan Ducati
Di tengah persiapan MotoGP untuk musim 2026, isu transfer tidak hanya terkait pembalap, tetapi juga tim. Tech3, yang saat ini terikat kontrak dengan KTM, disebut ingin menjadi tim satelit Ducati pada 2027. Jika hal ini terwujud, maka Tech3 akan memiliki line-up pembalap seperti Maverick Vinales dan Enea Bastianini.

Perubahan di Tim Satelit Ducati
Saat ini, VR46 merupakan tim satelit Ducati yang dipimpin oleh Valentino Rossi. Namun, isu sedang berkembang bahwa VR46 mungkin akan bergabung dengan Aprilia. Hal ini dikarenakan Aprilia menunjukkan perkembangan positif dalam pengembangan motor RS-GP, terbukti dari kesuksesan Marco Bezzecchi yang finis di posisi tiga kejuaraan dunia MotoGP 2025.
Jika VR46 benar-benar berpindah ke Aprilia, maka Ducati akan menghadapi kekosongan di sektor tim satelit. Gresini Racing, yang saat ini menjadi second team Ducati, mungkin akan menjadi pilihan utama. Namun, Crash melaporkan bahwa pemilik baru Tech3, Guenther Steiner, sedang mendorong timnya untuk bergabung dengan Ducati.
Dengan adanya kemungkinan ini, Enea Bastianini bisa menjadi pilihan yang ideal untuk mendampingi Marc Marquez. Tek3 tidak perlu khawatir menentukan pasangan Vinales, karena Ducati juga memiliki Fermin Aldeguer yang terikat kontrak langsung dengan pabrikan.
Fermin Aldeguer bisa ditempatkan di Gresini sebagai rekan segaris Alex Marquez atau bahkan menjadi pengganti Enea Bastianini di Tech3. Ini menunjukkan bahwa Ducati memiliki fleksibilitas dalam menentukan komposisi tim satelit mereka.
Dengan semua faktor di atas, Enea Bastianini tampaknya menjadi pilihan yang paling cocok untuk menggantikan Pecco Bagnaia di garasi Ducati pada MotoGP 2027. Tidak hanya karena bakatnya, tetapi juga karena alasan strategis dan kepentingan pabrikan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar