
Evaluasi Kondisi Pemain PSS Sleman Pasca Liburan Panjang
Setelah menjalani jeda panjang kompetisi Championship 2025/2026, PSS Sleman memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi para pemain. Tim medis Super Elja bergerak cepat setelah liburan dua minggu, dengan fokus pada pemeriksaan intensif terhadap pemain yang mengalami keluhan akibat padatnya jadwal di awal musim.
Sigit Pramudya, staf medis PSS Sleman, menjelaskan bahwa beberapa pemain langsung melaporkan kondisi fisik mereka saat latihan perdana digelar. Salah satu yang mendapat perhatian utama adalah winger cepat, Terens Puhiri.
“Setelah kita libur dua minggu ini, kita sudah mulai latihan lagi. Di awal-awal latihan ini ada sedikit pemain yang mengalami masalah di ototnya, yaitu Terens Puhiri. Dia mengalami masalah sedikit di otot betisnya, tapi kita lakukan observasi,” ujar Sigit.
Untuk memastikan pemulihan sempurna, tim medis memilih menahan Terens agar tidak memaksakan diri berlatih penuh. Keikutsertaannya dalam laga uji coba pada Sabtu (13/11/2025) depan pun hampir dipastikan kecil.
“Kita tahan dulu Terens agar tidak memaksakan berlatih bergabung dengan tim, sembari kita observasi empat hari ke depan. Kemungkinan diturunkan sangat kecil karena kita lebih membutuhkan Terens di pertandingan resmi,” tambahnya.
Selain Terens, bek muda Kevin Gomes juga menjadi perhatian. Kevin diketahui mengalami cedera sejak laga melawan Persiku Kudus, Senin (17/11/2025). Setelah pertandingan tersebut, ia merasakan ketidaknyamanan pada pangkal pahanya.
“Sudah kita observasi, ada kemungkinan mengalami cedera di ligamennya. Untuk seberapa parahnya masih kita tinjau dan nanti akan disinkronkan dengan hasil MRI,” jelas Sigit.
Cedera yang Mengkhawatirkan pada Cleberson
Sementara itu, cedera yang dialami Cleberson pada laga kontra Deltras FC, Sabtu (22/11/2025), juga terus dipantau. Tim medis bahkan telah melakukan MRI untuk memastikan kondisi otot bek asal Brasil tersebut.
“Cederanya tergolong moderat, tapi kita tetap berhati-hati menentukan diagnosis dan waktu kembali bermain. Kita harus mengumpulkan banyak data, dari laboratorium hingga pemeriksaan dokter ortopedi,” pungkas Sigit.
Proses Observasi dan Pemantauan Berkala
Tim medis PSS Sleman terus melakukan observasi terhadap semua pemain yang mengalami cedera. Proses pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi pemain stabil dan siap bermain kembali. Hal ini penting agar tidak terjadi cedera lanjutan yang bisa memengaruhi performa tim.
- Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman.
- Data kesehatan pemain dicatat secara rinci.
- Hasil pemeriksaan akan segera disampaikan kepada pelatih dan manajemen tim.
Tindakan Pencegahan untuk Mencegah Cedera Berulang
Selain pemantauan, tim medis juga memberikan rekomendasi tentang cara berlatih yang aman dan efektif. Hal ini bertujuan untuk mencegah cedera berulang dan memastikan pemain dapat bermain dalam kondisi optimal.
- Pelatihan dilakukan secara bertahap.
- Pemain diberi waktu istirahat yang cukup.
- Teknik latihan diperbaiki sesuai kebutuhan pemain.
Dengan langkah-langkah yang diambil, PSS Sleman berharap dapat menjaga kesehatan seluruh pemain dan memastikan performa maksimal di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar