Pembunuh Anak Politisi PKS Cilegon Ditangkap Tanpa Perlawanan

Pembunuh Anak Politisi PKS Cilegon Ditangkap Tanpa Perlawanan

Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon Ditangkap

Pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap MAHM, anak dari Dewan Pakar PKS Cilegon, Maman Suherman. Penangkapan ini dilakukan setelah sejumlah upaya investigasi yang dilakukan oleh Polres Cilegon, Banten.

Menurut informasi yang beredar, pelaku diketahui memiliki inisial HA (30), warga asal Palembang, Sumatra Selatan. Penangkapan terduga pelaku dilakukan pada Jumat (2/1/2026) sore, menjelang waktu Maghrib. Setelah ditangkap, HA langsung dibawa ke Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Identitas Pelaku dan Kronologi Penangkapan

Meskipun penangkapan telah dilakukan, pihak kepolisian masih memerlukan waktu untuk memberikan rincian lengkap mengenai identitas pelaku maupun kronologi penangkapan. Dari sumber yang tidak disebutkan secara eksplisit, HA diketahui bekerja di salah satu perusahaan di wilayah Cilegon.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, menyampaikan bahwa HA ditangkap saat diduga melakukan aksi pencurian di sebuah rumah warga. Rumah tersebut diketahui milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri, yang berada di Kelurahan Ciwedus.

Aksi pelaku diketahui oleh asisten rumah tangga pemilik rumah. Setelah mengetahui kejadian tersebut, asisten rumah tangga meminta bantuan warga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Pelaku Sembunyi Sebelum Ditangkap

Setelah mengetahui adanya laporan, petugas kepolisian segera turun tangan. Pelaku sempat bersembunyi di dalam rumah sebelum akhirnya diamankan tanpa perlawanan. Setelah ditangkap, HA langsung dibawa ke Mapolres Cilegon untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dalam pemeriksaan awal, HA mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap MAHM yang terjadi pada Selasa (16/12/2025). Namun, hingga kini pihak kepolisian belum merilis detail kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Kendala dalam Pengungkapan Kasus

Sebelumnya, polisi mengakui mengalami kendala dalam mengungkap kasus ini. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tidak berfungsinya kamera pengawas di rumah korban, tidak adanya petugas keamanan di lokasi, serta kondisi cuaca hujan lebat saat kejadian yang menyulitkan identifikasi jejak pelaku.

Korban Meninggal karena Senjata Tumpul

Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa korban meninggal dunia akibat luka yang diderita, yaitu luka akibat senjata tajam dan benda tumpul. Luka-luka tersebut menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat hingga meninggal dunia.

Hingga beberapa hari setelah kejadian, polisi masih berupaya mencari alat yang digunakan pelaku. Diketahui, MAHM ditemukan meninggal dunia di rumahnya oleh sang ayah sepulang bekerja.

Kejadian Saat Korban Berada di Rumah

Saat kejadian, korban berada di rumah bersama adiknya, sementara ayahnya tidak berada di lokasi. Kasus ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian guna mengungkap motif serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan