Pembunuh Anak Politisi PKS Tersembunyi di Bawah Mobil saat Ditangkap

Pembunuh Anak Politisi PKS Tersembunyi di Bawah Mobil saat Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Sembunyi di Bawah Mobil Saat Ditangkap

Pada Jumat (2/1/2025), seorang pria bernama HA (31) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap bocah anak politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sembunyi di bawah mobil saat akan ditangkap oleh aparat kepolisian. Peristiwa ini terjadi setelah HA tertangkap basah melakukan pencurian di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon, Roisyudin Sayuri.

Rumah yang menjadi sasaran aksi HA berada di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon. Dede Rohana, salah satu anggota keluarga Roisyudin, mengungkapkan bahwa HA berhasil ditangkap setelah bersembunyi di bawah mobil yang terparkir di garasi rumahnya. Ia memilih bersembunyi karena kakinya terluka akibat terjatuh dari tangga.

“Dia (pelaku) ngumpet di bawah mobil, karena memang dia itu badannya kecil,” ujar Dede dikutip dari TribunBanten.

Kemudian, pihak kepolisian bersama warga sekitar datang ke rumah Roisyudin untuk mengepung pelaku. Akhirnya, HA berhasil dikeluarkan dari bawah mobil dan diamankan dari amukan massa. Saat itu, Dede belum tahu jika HA terkait dengan peristiwa pembunuhan anak politisi PKS MAHM (9) di Kompleks Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon.

Informasi tersebut dia ketahui setelah malam harinya dari pihak kepolisian. Terpisah, Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, mengungkapkan bahwa HA sudah mengakui sebagai pelaku pembunuhan terhadap anak Maman, MAHM. Hal ini setelah HA diperiksa oleh polisi.

“Selanjutnya, Resmob Polres Cilegon dan Resmob Polda Banten yang dipimpin Kasubbid Polda membawa pelaku untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah diperiksa, ternyata pelaku ini juga yang melakukan aksi pembunuhan di BBS III,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cilegon, Iptu Sigit Dermawan, belum dapat membeberkan motif dari HA sampai tega membunuh MAHM. “Mohon waktu,” katanya singkat.

Latar Belakang Pelaku

HA (31) merupakan pria kelahiran Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel). Di Kota Cilegon, Banten, HA tinggal di kompleks Perumahan Bumi Rakata Asri, Kecamatan/Kota Cilegon. Informasi ini disampaikan oleh Kapolsek Cilegon, AKP Firman Al Hamid.

“Pelaku inisial HA, umur 31 tahun, karyawan swasta di Cilegon. Orang ini orang Palembang, tinggal di Bumi Rakata,” ujarnya pada Sabtu (3/1/2025).

Tribunnews.com melakukan penelusuran melalui Google Maps terkait jarak antara kediaman HA dengan rumah Maman Suherman yang menjadi lokasi pembunuhan terhadap MAHM. Rumah Maman berada di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan/Kota Cilegon.

Berdasarkan citra dari Google Maps, ternyata jarak antara kompleks perumahan tempat tinggal HA dengan kediaman Maman hanya berjarak 1,7 kilometer. Ketika ditempuh dengan sepeda motor atau mobil, maka hanya memerlukan waktu empat menit saja.

Penangkapan dan Pengakuan Pelaku

Setelah penangkapan, HA dijemput oleh tim Resmob Polres Cilegon dan Resmob Polda Banten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa HA adalah pelaku utama dalam pembunuhan MAHM. Meskipun demikian, motif pasti dari tindakan HA masih dalam proses penyelidikan.

Kepolisian masih mencari informasi tambahan mengenai latar belakang dan alasan HA melakukan tindakan tersebut. Sampai saat ini, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lengkap mengenai hal ini.

Kesimpulan

Peristiwa pembunuhan terhadap MAHM yang terjadi di Kompleks Bukit Baja Sejahtera (BBS) III telah menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat Cilegon. Penangkapan HA yang dilakukan dengan cara unik—sembunyi di bawah mobil—menunjukkan bagaimana kepolisian dan warga bersama-sama bekerja untuk menangkap pelaku. Meski pengakuan dari HA sudah diperoleh, penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan seluruh fakta terungkap.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan