
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Bener Meriah
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akhirnya meninjau para pengungsi di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Jumat (12/12/2025). Kunjungan ini menjadi yang pertama kali setelah wilayah tersebut terkena dampak banjir dan tanah longsor pada Rabu (26/11/2025). Sebelum tiba di Bener Meriah, Presiden juga melakukan kunjungan sebelumnya ke para pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Tengah.
Kunjungan Presiden Prabowo di Bener Meriah disambut oleh ribuan warga dan para pengungsi. Dalam kesempatan itu, Presiden mengenakan kemeja safari dan memberikan pernyataan bahwa pemerintah akan segera memberikan bantuan untuk menangani bencana yang terjadi. Ia menyampaikan bahwa rencana perbaikan telah disiapkan, termasuk memperbaiki jembatan yang rusak dan membuka jalan-jalan yang tertutup longsoran.
"Kami telah menyiapkan rencana, semua jembatan yang rusak akan segera kita perbaiki, jalan-jalan longsor segera ditembus," ujar Prabowo, yang disambut dengan teriakan haru dari para pengungsi.
Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa pemerintah terus berusaha memperbaiki kondisi di tengah situasi yang sulit. "Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga berjanji bahwa listrik akan segera kembali normal dalam waktu dekat. Ia meminta masyarakat untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah ini. "Mari sama-sama kita atasi bersama," tambahnya.
Terkait distribusi bantuan, Presiden menegaskan bahwa kebutuhan pokok masyarakat terdampak telah tiba tepat waktu. "Kita juga telah mengerahkan puluhan helikopter dan pesawat, tentu semua permasalahan masyarakat akan kita atasi," tegasnya.
Namun, Presiden juga tak lupa meminta maaf kepada masyarakat dan mendoakan agar para pengungsi bisa pulih serta menjalani kehidupan seperti biasanya. "Terpenting mohon bersabar, kami tidak memiliki tongkat Nabi Musa, yang bisa dengan segera memulihkan keadaan seperti semula, tapi kita pasti akan bekerja keras memulihkan semua keadaan ini," kata Prabowo.
Kondisi Pengungsi di Bener Meriah
Seorang pengungsi di Bener Meriah, Tarwita, saat ditemui di lokasi pengungsian di SMP Negeri 2 Wih Pesam, Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, mengaku bahwa mereka saat ini sangat membutuhkan logistik. Selain itu, mereka masih sangat kekurangan air bersih, listrik, dan sinyal telepon.
Jalan yang masih lumpuh serta jembatan yang ambruk juga menjadi salah satu masalah utama yang harus segera diperbaiki. Jalur lintas KKA, yang merupakan salah satu urat nadi utama yang menghubungkan dataran tinggi Gayo dengan pesisir utara Aceh, masih terganggu. Jalur ini bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi akses penting bagi arus logistik, distribusi bahan pangan, serta angkutan hasil pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Gayo.
"Mohon segera diperbaiki, kita telah dua pekan lebih terisolir, karena jalan putus ini sebabkan harga barang melonjak seperti beras dan BBM," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar