Pemeriksaan Ridwan Kamil di KPK: Kesempatan Klarifikasi yang Dinantikan

Pemeriksaan Ridwan Kamil di KPK: Kesempatan Klarifikasi yang Dinantikan

Ridwan Kamil Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Iklan Bank BUMD Jabar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BUMD Jabar. Penyidik KPK membutuhkan keterangan dari RK, sapaan akrab Ridwan Kamil, terkait perkara yang diduga merugikan negara hingga Rp222 miliar dari total anggaran sebesar Rp409 miliar.

Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka menelusuri aliran dana dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BUMD Jabar periode 2021-2023. Pada masa itu, Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. KPK meyakini bahwa keterangan yang diberikan oleh RK akan menjadi krusial dalam penyidikan.

Perkembangan Terbaru dalam Kasus Ini

Sebelum meminta keterangan RK, KPK telah melakukan penggeledahan di rumah Ridwan Kamil di Jawa Barat pada 10 Maret 2025. Hal ini membuat pemanggilan terbaru menjadi momen pertama kali KPK meminta keterangan langsung dari RK. Meski begitu, Ridwan Kamil belum hadir memenuhi panggilan KPK selama berbulan-bulan sebelumnya.

Saat ini, sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka berasal dari unsur internal bank hingga pengendali agensi iklan. Di antaranya adalah:

  • Yuddy Renaldi (YR) selaku mantan Dirut di Bank BUMD Jawa Barat.
  • Widi Hartoto (WH) selaku Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BUMD Jawa Barat.
  • Ikin Asikin Dulmanan (ID) selaku Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri.
  • Suhendrik (S) selaku Pengendali PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE) dan PT BSC Advertising.
  • Sophan Jaya Kusuma (SJK) selaku Pengendali Agensi Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB) dan PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB).

Kasus ini juga diduga melibatkan aliran dana non-budgeter yang mengalir ke berbagai pihak, termasuk dugaan pembelian aset pribadi.

Kehadiran Ridwan Kamil di KPK

Berdasarkan pantauan di lokasi, Ridwan Kamil tiba di markas lembaga antirasuah tersebut pada pukul 10.44 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja batik bernuansa biru yang dibalut dengan jaket berwarna senada. Kedatangan RK turut didampingi oleh empat orang kuasa hukum.

Sesaat sebelum memasuki lobi gedung KPK, Ridwan Kamil menyempatkan diri menyapa awak media. Ia menegaskan bahwa kehadirannya hari ini adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap supremasi hukum serta kewajiban akuntabilitasnya sebagai mantan pejabat publik.

Alih-alih merasa terbebani, RK justru menyatakan rasa senangnya karena pemanggilan ini menjadi momen yang ia nanti-nantikan untuk meluruskan berbagai isu yang beredar. "Dan saya sebenarnya senang karena ini saya tunggu-tunggu untuk memberikan klarifikasi. Tanpa klarifikasi kan persepsinya liar lah kira-kira begitu ya. Dan tentunya cenderung merugikan," kata Ridwan Kamil di hadapan wartawan.

RK menegaskan dukungannya kepada KPK untuk membuka informasi seluas-luasnya terkait perkara di Bank BUMD Jabar tersebut. Saat ditanya mengenai dokumen khusus yang dibawa untuk penyidik, RK menjawab singkat. "Enggak ada, enggak ada. Saya kira cukup segitu dulu," jawabnya, sembari berjanji akan memberikan keterangan lebih lengkap usai pemeriksaan selesai.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan