
Kabupaten Bandung Dinobatkan sebagai Daerah Sangat Inovatif dalam IGA 2025
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berhasil meraih predikat Sangat Inovatif dalam ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan diselenggarakan di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, pada Rabu 10 Desember 2025. Predikat ini diraih berkat 118 inovasi daerah yang telah dilaporkan dan dinilai memiliki tingkat kematangan sangat baik.
Inovasi-inovasi yang dikembangkan oleh Pemkab Bandung mencakup berbagai sektor penting, seperti pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan daya saing daerah. Berbagai program tersebut tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong perbaikan kinerja pemerintahan. Hal ini membuat Kabupaten Bandung mampu mencatatkan Indeks Inovasi Daerah (IID) tertinggi, sehingga layak mendapatkan gelar sebagai daerah Sangat Inovatif.
Anugerah IGA 2025 oleh Kemendagri merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada daerah-daerah di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada provinsi, kabupaten, maupun kota yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam pengembangan inovasi daerah. Inovasi-inovasi yang dihasilkan dinilai memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan serta berkontribusi langsung pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan, yang menerima penghargaan ini mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil kinerja kolektif dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung serta dukungan penuh dari masyarakat.
"Inovasi-inovasi yang kami kembangkan adalah manifestasi nyata dalam mendukung visi kami, yaitu Kabupaten Bandung Lebih BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), Maju dan Berkelanjutan menuju Indonesia EMAS," ujar Marlan.
Selain itu, penghargaan ini juga dihasilkan dari tiga pilar utama yang menjadi fokus penilaian: Peningkatan Pelayanan Publik, Pemberdayaan dan Peran Serta Masyarakat, serta Peningkatan Daya Saing Daerah. Kabupaten Bandung dinilai berhasil mengembangkan berbagai inovasi yang meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan publik yang lebih efisien serta memperkuat peran masyarakat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
Marlan menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja yang berkelanjutan. Selain itu, setiap program dan kebijakan yang dijalankan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup mereka.
Predikat Sangat Inovatif ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh elemen daerah untuk menciptakan lebih banyak terobosan inovatif yang berdampak nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar