Pemkab Halmahera Selatan Salurkan Rp 25 Miliar Bantuan Nelayan

Pemkab Halmahera Selatan Salurkan Rp 25 Miliar Bantuan Nelayan

Realisasi Bantuan Sektor Perikanan di Halmahera Selatan Mencapai Puluhan Miliar Rupiah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara, mencatat realisasi bantuan sektor perikanan hingga pekan kedua Desember 2025 mencapai puluhan miliar rupiah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung penuh nelayan dan pelaku usaha perikanan tangkap, dalam rangka mewujudkan visi agromaritim.

Total nilai bantuan yang telah digelontorkan di subsektor perikanan tangkap mencapai Rp25,799,500 miliar. Bantuan tersebut diberikan dalam berbagai bentuk, seperti pengadaan armada kapal, mesin ketinting, mesin tempel (outboard), serta sarana penunjang usaha nelayan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halmahera Selatan, Idris Ali, menjelaskan bahwa seluruh bantuan menyasar pada kelompok nelayan di pedesaan, mengingat mayoritas masyarakat di wilayah ini tinggal di kawasan pesisir.

Daftar Bantuan Armada Tangkap untuk Nelayan

Berikut adalah beberapa jenis bantuan armada tangkap yang disalurkan kepada nelayan di Halmahera Selatan pada tahun 2025:

  • Fiber glass 0,5 GT + mesin ketinting sebanyak 130 unit.
  • Armada fiber glass 0,5 GT + mesin ketinting + mesin outboard 4 PK sebanyak 15 unit.
  • Armada fiber glass 1-2 GT + mesin outboard/15 PK Yamaha sebanyak 74 unit.
  • Armada fiber glass 3-5 GT + mesin outboard/40 PK Yamaha sebanyak 7 unit.
  • Armada fiber glass 1 GT + mesin outboard/20 PK Honda sebanyak 4 unit.
  • Bantuan Mesin Tempel (Outboard Engine) mesin outboard 15 PK sebanyak 37 unit.
  • Mesin outboard 40 PK sebanyak 14 unit.
  • Mesin outboard 20 PK Yamaha (8 unit)

Sarana Penunjang Perikanan

Selain bantuan armada, DKP Halmahera Selatan juga menyalurkan berbagai sarana penunjang usaha perikanan, antara lain:

  • Penunjang bagan 1 paket di Desa Bajo, Kecamatan Botang Lomang.
  • Rumpon laut dangkal 5 unit di Desa Pasir Putih, Waringi, dan Tutupa.
  • Rumpon laut dalam 1 unit di Desa Kakupang, Kecamatan Kasiruta Barat.

Bantuan tambahan juga diberikan berupa bibit rumput laut sebanyak 6 ton kepada kelompok budidaya di Desa Posi-Posi dan Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan. Total anggaran yang dialokasikan tahun ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat ketahanan sosial mereka saat menghadapi ketidakpastian musim tangkapan.

Menurut Idris, langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas usaha nelayan, tetapi juga memperkuat jaring pengaman sosial mereka dalam menghadapi ketidakpastian musim tangkapan ikan.

Komitmen Pemkab untuk Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan

Idris Ali menegaskan bahwa Pemkab Halmahera Selatan berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas layanan dan penyaluran bantuan nelayan. Ia menekankan bahwa kesejahteraan nelayan akan ditingkatkan melalui berbagai program dan kebijakan yang diterapkan.

Dengan berbagai bantuan yang telah diberikan, Pemkab Halmahera Selatan berharap dapat memberikan dampak positif bagi para nelayan dan pelaku usaha perikanan tangkap di wilayah ini. Hal ini juga sejalan dengan visi agromaritim yang ingin diwujudkan oleh pemerintah daerah.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan